Jepang Kembangkan Jet Tempur 'Tak Terkalahkan', Gabungkan Kemampuan F-35 dan F-22 Raptor

Sabtu, 14 Agustus 2021 - 08:44 WIB
loading...
Jepang Kembangkan Jet...
Pesawat jet tempur siluman F-35 Lightning II Lockheed Martin Amerika Serikat. Foto/EurAsian Times via Twitter
A A A
TOKYO - Jepang sedang mempercepat program pengembangan jet tempur F-3 atau FX generasi berikutnya, yang diklaim akan menjadi pesawat tempur tak terkalahkan. Pesawat tersebut diklaim sedang dirancang dengan menggabungkan jet tempur siluman F-35 Lightning II dan jet tempur siluman F-22 Raptor Amerika Serikat (AS).

Negara Asia Timur ini adalah salah satu pembeli terbesar jet tempur siluman F-35 Lightning II Lockheed Martin. Namun, jet tempur yang dibanggakan Washington sebagai pesawat tempur “paling canggih” di dunia itu memiliki kekurangan besar, sehingga mendorong Tokyo untuk mempercepat program F-3.

Baca juga: Nenek 17 Cucu Bersiap Nikahi Pemuda 24 Tahun, Tuai Komentar Kebencian

Alasan lainnya adalah karena Jepang menghadapi ancaman yang berkembang dari China.

Angkatan Udara Bela Diri Jepang (JASDF) telah secara ketat menegakkan Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ), mencegat pesawat-pesawat China yang melanggar wilayah udaranya dalam beberapa waktu terakhir.

Juli lalu, AS telah menyetujui kesepakatan pembelian 105 unit jet tempur F-35 oleh Jepang, termasuk kombinasi F-35A dan F-35B. Kesepakatan senilai USD23 miliar itu akan menjadikan Jepang sebagai pelanggan asing terbesar F-35 dan operator terbesar kedua—147 unit jet siluman—setelah AS.

Angkatan Udara AS adalah pelanggan terbesar F-35 Lockheed Martin, terhitung 70 persen dari total 2.443 unit pesawat.

Program F-35 juga merupakan sistem senjata paling mahal dalam sejarah militer AS. Jepang, bagaimanapun, prihatin dengan beberapa keterbatasan F-35 dalam hal kapasitas angkut senjatanya.

Menurut Lockheed Martin, F-35 generasi kelima adalah jet tempur siluman yang sangat rendah yang dapat dideteksi, sensor canggih, fusi informasi, dan konektivitas jaringan yang semuanya dikemas dalam pesawat tempur supersonik, jarak jauh, dan sangat bermanuver.

Laporan menunjukkan bahwa mungkin ada 450 unit F-35 Joint Strike Fighters dengan AS dan sekutu NATO-nya di Eropa pada tahun 2030. Secara global, 600 unit F-35 beroperasi dari sekitar 30 lokasi.

Menurut Kyodo News, Kementerian Pertahanan Jepang telah mengalihkan fokusnya dari mobilisasi reaktif pesawat menjadi pengawasan proaktif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Gaikindo Minta Stimulus...
Gaikindo Minta Stimulus Semua Jenis Kendaraan, Tak Hanya Mobil Listrik
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Netanyahu: Israel Masih...
Netanyahu: Israel Masih Mungkin Serang Iran!
Rekomendasi
Ramzi Geram Putrinya...
Ramzi Geram Putrinya Dituding Jadi Orang Ketiga, Dukung Rizky Billar Tempuh Jalur Hukum
KPK Panggil Bupati Indragiri...
KPK Panggil Bupati Indragiri Hulu terkait Kasus Ajudan Gubernur Abdul Wahid
Bonatua Ungkap Alasan...
Bonatua Ungkap Alasan Gugat Penyelenggara Pemilu hingga UGM terkait Legalisir Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved