Jepang Kembangkan Jet Tempur 'Tak Terkalahkan', Gabungkan Kemampuan F-35 dan F-22 Raptor

Sabtu, 14 Agustus 2021 - 08:44 WIB
loading...
A A A
F-3 atau FX generasi berikutnya akan menjadi pesawat tempur bermesin ganda yang mampu memasang enam senjata internal. Pesawat itu akan melengkapi jet tempur siluman F-35 yang lebih ringan.

F-3 ditujukan untuk menjembatani kesenjangan antara China dan Rusia yang telah mengembangkan dan mengerahkan jet tempur canggih di kawasan. F-3 juga diharapkan untuk menggantikan F-2 dan F-15J yang sudah tua.

Pada tanggal 30 Oktober tahun lalu, Tokyo telah mengumumkan program FX generasi keenam sebagai salah satu area prioritas tinggi yang membutuhkan perhatian segera oleh PM Yoshihide Suga yang baru diangkat dan kabinetnya.

Pada bulan Desember 2020, Nikkei Asia menerbitkan rincian program ambisius Jepang senilai USD48 miliar untuk mengembangkan jet tempur siluman FX, untuk tetap bersaing dengan AS, China, dan Eropa.

Produksinya akan dimulai pada tahun 2031 dan penyebarannya pada tahun 2035. FX akan dilengkapi dengan radar canggih dan akan memiliki kontrol drone jarak jauh dan kemampuan perang elektromagnetik bersama dengan pelindung panas dan rudal udara ke udara.

Salah satu alasan di balik program FX atau F-3 adalah kebutuhan akan pesawat yang dapat membawa lebih banyak senjata daripada yang dapat dilakukan oleh F-35 Jepang mengingat China dan Rusia sudah unggul dalam aspek ini.

Pesawat tempur siluman Su-57 Rusia dan J-20 China dapat memuat 6 rudal di ruang internal mereka. Demikian pula, F-22 Raptor AS, produk Lockheed Martin lainnya, dapat membawa delapan rudal.

Menurut National Interest, Lockheed Martin telah mengusulkan untuk bersama-sama mengembangkan desain F-3 dengan industri Jepang yang menggabungkan badan pesawat tempur siluman F-22 dengan sensor dan elektronik F-35.

Pakar militer telah menyoroti kesenjangan kemampuan ini pada F-35, menunjukkan bahwa ini mungkin dieksploitasi oleh musuhnya, China. Peter Layton, seorang analis dari Griffith Asia Institute di Australia, mengatakan, “China ingin menjaga JASDF tidak seimbang dan reaktif, membuat pesawat dan awak pesawatnya lelah, mendapatkan pelatihan dan menjaga tekanan tetap tinggi setiap hari.”

Oleh karena itu, untuk menghindari kewajiban tersebut, Kementerian Pertahanan Jepang telah mengungkapkan kerangka waktu resmi untuk merancang, membangun, menguji, dan menerjunkan pesawat tempur supersonik F-3.

Prototipe ini diharapkan akan selesai pada tahun 2024 dan produksi akan dilakukan oleh pabrik Mitsubishi Heavy Industry dengan pesawat awal siap pada tahun 2030. Selain itu, F-3 dijadwalkan akan diterbangkan oleh skuadron pada tahun 2035.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Perang Berpotensi Meluas,...
Perang Berpotensi Meluas, Inggris Siap-Siap Hadapi Serangan Iran
Rekomendasi
Pelatih Spanyol Kutuk...
Pelatih Spanyol Kutuk Ulah Pemain Argentina di Piala Dunia 2026
Deretan Universitas...
Deretan Universitas di Spanyol yang Bisa Dituju dengan Beasiswa LPDP, Ada Kampus Pilihanmu?
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Infografis
Krisis Kepercayaan pada...
Krisis Kepercayaan pada F-35 Dorong Eropa Kembangkan Jet Tempur Gen 6
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved