NASA Buka Lowongan Relawan untuk Simulasi Misi Mars, Ini Syarat-syaratnya

Jum'at, 13 Agustus 2021 - 23:15 WIB
loading...
A A A
Tugas kru dapat mencakup simulasi perjalanan ruang angkasa, penelitian ilmiah, penggunaan realitas virtual dan kontrol robot, dan pertukaran komunikasi.

Hasilnya akan memberikan data ilmiah penting untuk memvalidasi sistem dan mengembangkan solusi.

“NASA mencari warga AS yang sehat dan termotivasi atau penduduk tetap yang bukan perokok, berusia 30 hingga 55 tahun, dan mahir berbahasa Inggris untuk komunikasi yang efektif antara kru dan kontrol misi,” papar NASA.

“Seleksi kru akan mengikuti kriteria standar NASA untuk pelamar calon astronot,” ungkap organisasi eksplorasi ruang angkasa itu.

“Diperlukan gelar master di bidang STEM seperti teknik, matematika, atau biologi, fisik, atau ilmu komputer dari lembaga terakreditasi dengan setidaknya dua tahun pengalaman STEM profesional atau minimal seribu jam mengemudikan pesawat,” papar NASA.

“Kandidat yang telah menyelesaikan dua tahun bekerja menuju program doktor di STEM, atau menyelesaikan gelar medis, atau program uji coba juga akan dipertimbangkan. Selain itu, dengan empat tahun pengalaman profesional, pelamar yang telah menyelesaikan pelatihan perwira militer atau Bachelor of Science di bidang STEM dapat dipertimbangkan,” ungkap NASA.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Tak Hanya Elon Musk,...
Tak Hanya Elon Musk, Kekayaan Pangeran Saudi Ikut Melonjak Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
Jadi Buah Terbaik di...
Jadi Buah Terbaik di Asia Tenggara, Ini 7 Manfaat Manggis untuk Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved