China Larang Lagu Karaoke dengan 'Konten Ilegal' Mengancam Persatuan
Rabu, 11 Agustus 2021 - 16:01 WIB
loading...
Kawasan hiburan dengan tempat karaoke di China. Foto/phuketnews
A
A
A
BEIJING - China akan melarang lagu-lagu karaoke yang mengandung "konten ilegal". Kebijakan itu diumumkan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata China.
Lagu-lagu yang termasuk dalam kategori ini termasuk yang dianggap membahayakan persatuan, kedaulatan, atau keutuhan wilayah nasional.
Mereka yang menyediakan konten ke tempat karaoke telah didesak untuk meninjau lagu-lagu tersebut dan melaporkan kepada kementerian lagu-lagu yang berpotensi berbahaya.
Baca juga: Makin Percaya Diri, Taliban Rebut Ibu Kota Provinsi Kesembilan Afghanistan
Aturan tersebut akan mulai berlaku pada 1 Oktober. Lagu-lagu lain yang akan dilarang termasuk yang dianggap menghasut kebencian etnis dan diskriminasi etnis, membahayakan keamanan nasional atau membahayakan kehormatan dan kepentingan nasional, melanggar kebijakan agama negara, menyebarkan kecabulan, perjudian, kekerasan dan kegiatan kriminal lainnya.
Baca juga: Tantang Rusia, AS Diundang Tempatkan Sistem Rudal di Ukraina
China memiliki lebih dari 50.000 tempat "hiburan lagu dan tari" di seluruh negeri, menurut kementerian itu.
Lagu-lagu yang termasuk dalam kategori ini termasuk yang dianggap membahayakan persatuan, kedaulatan, atau keutuhan wilayah nasional.
Mereka yang menyediakan konten ke tempat karaoke telah didesak untuk meninjau lagu-lagu tersebut dan melaporkan kepada kementerian lagu-lagu yang berpotensi berbahaya.
Baca juga: Makin Percaya Diri, Taliban Rebut Ibu Kota Provinsi Kesembilan Afghanistan
Aturan tersebut akan mulai berlaku pada 1 Oktober. Lagu-lagu lain yang akan dilarang termasuk yang dianggap menghasut kebencian etnis dan diskriminasi etnis, membahayakan keamanan nasional atau membahayakan kehormatan dan kepentingan nasional, melanggar kebijakan agama negara, menyebarkan kecabulan, perjudian, kekerasan dan kegiatan kriminal lainnya.
Baca juga: Tantang Rusia, AS Diundang Tempatkan Sistem Rudal di Ukraina
China memiliki lebih dari 50.000 tempat "hiburan lagu dan tari" di seluruh negeri, menurut kementerian itu.
Lihat Juga :