Bertengkar di Depan Media, Trump: Zelensky Belum Siap untuk Perdamaian
Sabtu, 01 Maret 2025 - 06:53 WIB
loading...
Presiden AS Donald Trump, Wapres AS J.D. Vance dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bertengkar di depan media. Foto/anadolu
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky belum siap untuk perdamaian karena dia melihat keterlibatan Washington dalam negosiasi konflik Ukraina sebagai alat tawar-menawar.
Pernyataan Trump muncul menyusul pertemuan yang panas dan belum pernah terjadi sebelumnya pada hari Jumat (28/2/2025).
Trump melontarkan pernyataan pedas tersebut dalam unggahan media sosial setelah menerima Zelensky di Gedung Putih, tempat keduanya diharapkan menandatangani perjanjian yang memberikan Washington akses ke sumber daya alam Ukraina.
Kunjungan Zelensky ke Gedung Putih dipersingkat setelah dia terlibat dalam perdebatan sengit dengan Trump dan Wakil Presiden AS J.D. Vance di depan media yang berkumpul yang menyebabkan Trump menuduh Zelensky melakukan perilaku "tidak sopan" di Ruang Oval.
Perdebatan yang menegangkan tersebut memuncak dalam pertengkaran ketika Vance mengingatkan Zelensky yang terakhir pergi ke Pennsylvania pada bulan Oktober untuk berkampanye bagi Partai Demokrat, dan mendesaknya "mengucapkan beberapa patah kata terima kasih kepada AS dan presiden yang berusaha menyelamatkan negara Anda."
Zelensky menanggapi dengan, “Tolong, apakah menurutmu jika kamu berbicara sangat keras tentang perang…”
Pernyataan Trump muncul menyusul pertemuan yang panas dan belum pernah terjadi sebelumnya pada hari Jumat (28/2/2025).
Trump melontarkan pernyataan pedas tersebut dalam unggahan media sosial setelah menerima Zelensky di Gedung Putih, tempat keduanya diharapkan menandatangani perjanjian yang memberikan Washington akses ke sumber daya alam Ukraina.
Kunjungan Zelensky ke Gedung Putih dipersingkat setelah dia terlibat dalam perdebatan sengit dengan Trump dan Wakil Presiden AS J.D. Vance di depan media yang berkumpul yang menyebabkan Trump menuduh Zelensky melakukan perilaku "tidak sopan" di Ruang Oval.
Perdebatan yang menegangkan tersebut memuncak dalam pertengkaran ketika Vance mengingatkan Zelensky yang terakhir pergi ke Pennsylvania pada bulan Oktober untuk berkampanye bagi Partai Demokrat, dan mendesaknya "mengucapkan beberapa patah kata terima kasih kepada AS dan presiden yang berusaha menyelamatkan negara Anda."
Zelensky menanggapi dengan, “Tolong, apakah menurutmu jika kamu berbicara sangat keras tentang perang…”
Lihat Juga :