Penerjemah Afghanistan Minta Tolong Inggris: 'Taliban Akan Memenggal Saya'

Senin, 09 Agustus 2021 - 11:52 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Taliban Mengamuk, Rebut Ibu Kota Ketiga Provinsi Afghanistan

Pemerintah Inggris, bagaimanapun, bersikeras melakukan segala kemungkinan bagi warga Afghanistan yang bekerja untuk itu.
Menteri Kepatuhan Imigrasi dan Peradilan Inggris, Chris Philip, dengan tegas menolak tuduhan bahwa "birokrat dalam pemerintahan" mengabaikan kehidupan manusia.

“Sebagai sebuah bangsa, kami dikenal di seluruh dunia atas komitmen kami terhadap keadilan dan rasa kewajiban, terutama kepada mereka yang telah berdiri bersama kami melawan kekuatan tercela yang berusaha memecah belah dan mengganggu stabilitas,” kata Philip dalam sebuah opini yang diterbitkan oleh The Guardian pada hari Minggu (8/8/2021).

Inggris telah membawa lebih dari 2.800 warga Afghanistan di bawah program ARAP, termasuk “1.400 tiba selama beberapa minggu terakhir saja".

"Pemerintah juga membuat banyak perubahan dalam beberapa minggu terakhir untuk mengakomodasi individu yang lebih berani, membuka skema kami untuk mereka yang mengundurkan diri, mereka yang dipecat karena semua kecuali pelanggaran serius atau kriminal,” kata Philip.

Namun, tidak ada berita positif dari menteri tentang nasib N dan W, karena mereka tampaknya termasuk dalam kategori terakhir, yang mencakup setidaknya 415 mantan LES.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
AS Rilis Paspor Edisi...
AS Rilis Paspor Edisi Terbatas Bergambar Trump, Begini Wujudnya
Rekomendasi
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps 7: Mila Tidak Sanggup Lagi Mempertahankan Rumah Tangganya
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Pemerintah Akan Turunkan...
Pemerintah Akan Turunkan Harga Gas Industri Senin Besok, Said Iqbal: Mitigasi PHK Massal
Berita Terkini
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved