Bunuh Orang karena Hendak Diperkosa, Pria Iran Dieksekusi Mati
Sabtu, 07 Agustus 2021 - 11:23 WIB
loading...
A
A
A
“Dengan eksekusi rahasia Sajad Sanjari, pihak berwenang Iran sekali lagi menunjukkan kekejaman sistem peradilan anak mereka,” kata Diana Eltahawy, wakil direktur untuk Timur Tengah dan Afrika Utara di Amnesty International.
“Penggunaan hukuman mati terhadap orang-orang yang berusia di bawah 18 tahun pada saat kejahatan benar-benar dilarang menurut hukum internasional dan merupakan serangan kejam terhadap hak-hak anak," lanjut dia, seperti dikutip Arab News, Sabtu (7/8/2021).
"Fakta bahwa Sajad Sanjari dieksekusi secara rahasia, menolak dia dan keluarganya bahkan kesempatan untuk mengucapkan selamat tinggal, mengkonsolidasikan pola yang mengkhawatirkan dari otoritas Iran yang melakukan eksekusi secara rahasia atau dalam waktu singkat untuk meminimalkan kemungkinan publik dan intervensi swasta untuk menyelamatkan nyawa orang.”
Kelompok HAM juga memperingatkan bahwa dua pemuda lainnya, Hossein Shahbazi dan Arman Abdolali—keduanya berusia 17 tahun ketika ditangkap—sekarang berisiko dieksekusi "segera".
"Pengadilan mereka dirusak oleh pelanggaran serius, termasuk penggunaan 'pengakuan' yang tercemar penyiksaan," kata Amnesty International, yang menunjukkan bahwa Shahbazi sudah akan mati jika bukan karena kecaman internasional menjelang eksekusi yang direncanakan pada bulan Juli yang meyakinkan pihak berwenang untuk menunda eksekusi.
“Penggunaan hukuman mati terhadap orang-orang yang berusia di bawah 18 tahun pada saat kejahatan benar-benar dilarang menurut hukum internasional dan merupakan serangan kejam terhadap hak-hak anak," lanjut dia, seperti dikutip Arab News, Sabtu (7/8/2021).
"Fakta bahwa Sajad Sanjari dieksekusi secara rahasia, menolak dia dan keluarganya bahkan kesempatan untuk mengucapkan selamat tinggal, mengkonsolidasikan pola yang mengkhawatirkan dari otoritas Iran yang melakukan eksekusi secara rahasia atau dalam waktu singkat untuk meminimalkan kemungkinan publik dan intervensi swasta untuk menyelamatkan nyawa orang.”
Kelompok HAM juga memperingatkan bahwa dua pemuda lainnya, Hossein Shahbazi dan Arman Abdolali—keduanya berusia 17 tahun ketika ditangkap—sekarang berisiko dieksekusi "segera".
"Pengadilan mereka dirusak oleh pelanggaran serius, termasuk penggunaan 'pengakuan' yang tercemar penyiksaan," kata Amnesty International, yang menunjukkan bahwa Shahbazi sudah akan mati jika bukan karena kecaman internasional menjelang eksekusi yang direncanakan pada bulan Juli yang meyakinkan pihak berwenang untuk menunda eksekusi.
Lihat Juga :