Abaikan Seruan WHO, Negara-negara Besar Tetap Lakukan Booster Vaksin COVID-19
Jum'at, 06 Agustus 2021 - 06:04 WIB
loading...
A
A
A
"Saya memahami kepedulian semua pemerintah untuk melindungi rakyatnya dari varian Delta. Tetapi kami tidak dapat menerima negara-negara yang telah menggunakan sebagian besar pasokan vaksin global untuk menggunakan lebih banyak lagi," kata Tedros.
Jerman menolak tuduhan itu, dengan mengatakan pihaknya juga akan menyumbangkan setidaknya 30 juta dosis vaksin ke negara-negara miskin.
"Kami ingin memberikan vaksinasi ketiga kepada kelompok rentan di Jerman dan pada saat yang sama mendukung vaksinasi sebanyak mungkin orang di dunia," kata Kementerian Kesehatan Jerman.
Baca juga: WHO Minta Dunia Tunda Pemberian Dosis Ketiga Vaksin Covid-19
Menyusul komentar Tedros, Gedung Putih pada hari Rabu mengatakan bahwa pihaknya siap untuk memberikan suntikan penguat jika diperlukan, menunjukkan bahwa mereka juga tidak akan mengindahkan seruan WHO.
Pfizer mengatakan booster kemungkinan besar diperlukan karena berkurangnya respons antibodi, terutama setelah enam bulan.
Regulator kesehatan Amerika Serikat (AS) telah mengatakan bahwa lebih banyak bukti ilmiah diperlukan untuk memastikan penguat tertentu diperlukan, tetapi telah mengindikasikan bahwa mereka percaya suntikan ketiga mungkin diperlukan untuk orang dengan sistem kekebalan yang terganggu.
Jerman menolak tuduhan itu, dengan mengatakan pihaknya juga akan menyumbangkan setidaknya 30 juta dosis vaksin ke negara-negara miskin.
"Kami ingin memberikan vaksinasi ketiga kepada kelompok rentan di Jerman dan pada saat yang sama mendukung vaksinasi sebanyak mungkin orang di dunia," kata Kementerian Kesehatan Jerman.
Baca juga: WHO Minta Dunia Tunda Pemberian Dosis Ketiga Vaksin Covid-19
Menyusul komentar Tedros, Gedung Putih pada hari Rabu mengatakan bahwa pihaknya siap untuk memberikan suntikan penguat jika diperlukan, menunjukkan bahwa mereka juga tidak akan mengindahkan seruan WHO.
Pfizer mengatakan booster kemungkinan besar diperlukan karena berkurangnya respons antibodi, terutama setelah enam bulan.
Regulator kesehatan Amerika Serikat (AS) telah mengatakan bahwa lebih banyak bukti ilmiah diperlukan untuk memastikan penguat tertentu diperlukan, tetapi telah mengindikasikan bahwa mereka percaya suntikan ketiga mungkin diperlukan untuk orang dengan sistem kekebalan yang terganggu.
(ian)
Lihat Juga :