Sadis! Pasangan Satanis Rusia Mengaku Bunuh, Mutilasi dan Memakan Korbannya
Jum'at, 06 Agustus 2021 - 02:11 WIB
loading...
A
A
A
Pemberitahuan orang hilang sejak 2016 mengidentifikasi dua orang yang tewas itu sebagai Platon Stepanov dan Viktoria Zaitseva, keduanya berusia 27 tahun saat mereka menghilang.
Menurut Mash, ketika teman dan kerabat sedang mencari pasangan yang terbunuh itu, Tregubenko dan Bolshakova merahasiakan keberadaan mayat keduanya.
Baca juga: Oliver Stone: Pembunuhan JFK Operasi Hitam Terorganisir
Pada tahun 2010, anggota parlemen Rusia melarang kelompok okultisme dan penyembuh mistik mengiklankan layanan mereka. Anggota parlemen dikatakan prihatin dengan prevalensi iklan yang mendorong masyarakat untuk mencari dukungan yang tidak ortodoks untuk segala hal mulai dari suami yang tidak setia hingga kutukan dan penyakit yang tidak dapat disembuhkan.
Kasus ini mengingatkan kembali serangkaian pembunuhan legendaris yang dilakukan oleh Andrey Chikatilo, yang dijuluki 'Jagal Rostov' setelah ia ditemukan telah membunuh dan memakan lebih dari lima puluh korban, sebagian besar di kota Rusia selatan. Dia bertanggung jawab atas salah satu rangkaian serangan seksual paling lama di negara itu antara 1978-1990, dan baru ditangkap setelah perburuan panjang oleh polisi Soviet.
Menurut Mash, ketika teman dan kerabat sedang mencari pasangan yang terbunuh itu, Tregubenko dan Bolshakova merahasiakan keberadaan mayat keduanya.
Baca juga: Oliver Stone: Pembunuhan JFK Operasi Hitam Terorganisir
Pada tahun 2010, anggota parlemen Rusia melarang kelompok okultisme dan penyembuh mistik mengiklankan layanan mereka. Anggota parlemen dikatakan prihatin dengan prevalensi iklan yang mendorong masyarakat untuk mencari dukungan yang tidak ortodoks untuk segala hal mulai dari suami yang tidak setia hingga kutukan dan penyakit yang tidak dapat disembuhkan.
Kasus ini mengingatkan kembali serangkaian pembunuhan legendaris yang dilakukan oleh Andrey Chikatilo, yang dijuluki 'Jagal Rostov' setelah ia ditemukan telah membunuh dan memakan lebih dari lima puluh korban, sebagian besar di kota Rusia selatan. Dia bertanggung jawab atas salah satu rangkaian serangan seksual paling lama di negara itu antara 1978-1990, dan baru ditangkap setelah perburuan panjang oleh polisi Soviet.
(ian)
Lihat Juga :