Timur Tengah Bergolak, PBB Minta Israel-Iran Menahan Diri

Jum'at, 06 Agustus 2021 - 01:13 WIB
loading...
Timur Tengah Bergolak,...
DK PBB akan melakukan pertemuan guna membahas serangan terhadap kapal tanker Iserael yang disalahkan kepada Teheran. Foto/ilustrasi
A A A
NEW YORK - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) meminta Iran dan Israel untuk menghindari tindakan apa pun yang dapat meningkatkan ketegangan di Timur Tengah pasca serangan terhadap kapal tanker Mercer Street di Laut Arab. Imbauan itu dikeluarkan juru bicara PBB Stephane Dujarric dalam konferensi pers.

"Yang penting bagi semua pihak yang terlibat atau tertarik dalam hal ini untuk menghindari tindakan eskalasi atau retorika yang dapat memperburuk situasi tegang," kata Dujarric seperti dikutip dari Sputnik, Jumat (6/8/2021).

Sementara itu, Dewan Keamanan PBB akan melakukan pertemuan guna membahas serangan tersebut. Inggris akan menggunakan pertemuan itu untuk meningkatkan tekanan, meskipun badan yang beranggotakan 15 negara itu diperkirakan tidak akan mengambil tindakan apa pun.

Pada Selasa lalu, Inggris mengatakan kepada DK PBB "sangat mungkin" Iran menggunakan satu atau lebih pesawat tak berawak untuk melakukan serangan kapal tanker yang menewaskan dua anggota awaknya seorang warga Inggris dan seorang Rumania.

Baca juga: Inggris Desak DK PBB Respons 'Kenakalan' Iran

"Ada banyak informasi yang saling bertentangan. Analisis 'sangat mungkin', yang kami tolak sepenuhnya. Kami perlu menetapkan fakta...kami tidak perlu terburu-buru mengambil kesimpulan atau tindakan apa pun tanpa memiliki bukti atas apa yang telah terjadi," ucap deputi Duta Besar Rusia untuk PBB Dmitry Polyanskiy seperti dikutip dari Reuters.

Pada hari Minggu Amerika Serikat (AS) dan Inggris mengatakan bahwa mereka akan bekerja sama dengan sekutu mereka untuk menanggapi serangan itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
Dugaan Aroma Konspirasi...
Dugaan Aroma Konspirasi 'Aib Gijon' di Piala Dunia 2026, Sengaja Singkirkan Iran?
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Efisiensi, Malaysia...
Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan
Rekomendasi
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali ke Level Sebelum Perang, Mengapa Bensin Tak Ikut Turun?
Brasil vs Jepang: Mampukah...
Brasil vs Jepang: Mampukah Samurai Biru Hapus Kutukan?
Berita Terkini
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved