Pendeta Lutheran Denmark Bunuh dan Coba Lenyapkan Jasad Istrinya
Rabu, 04 Agustus 2021 - 14:07 WIB
loading...
A
A
A
Selama tahap persiapan pembunuhan, Gotthard membuat daftar tugas yang kemudian dia bakar, yang oleh jaksa digambarkan sebagai "semacam hobi".
Menurut pengakuan Gotthard sendiri, dia telah lama berselingkuh dengan wanita lain, sedangkan istrinya telah mengusulkan terapi pasangan.
Gotthard menambahkan bahwa dia memiliki pengalaman buruk dengan perceraian dan "menginginkan kedamaian darinya".
“Ini bukan kisah cinta yang tidak bahagia tentang seorang pria yang tidak bisa mendapatkan cinta dalam hidupnya. Atau, lebih tepatnya, cinta ketiga dalam hidupnya," kata jaksa Anne-Mette Seerup, seperti dikutip dari TV2, Rabu (4/8/2021).
"Sebaliknya, ini adalah pria yang melihat istrinya sebagai bola dan rantai," imbuh jaksa, menyuarakan kepuasannya dengan vonis tersebut.
Uskup Peter Birch dari Keuskupan Elsinore, di mana Thomas Gotthard dipekerjakan, menggambarkan pembunuhan itu sebagai "kasus yang benar-benar mengerikan tanpa preseden".
Dia mengatakan tidak yakin tentang konsekuensi yang lebih luas bagi Gereja Denmark, tetapi merenungkan bahwa sangat tidak mungkin bahwa pendeta yang dihukum akan dapat kembali ke profesinya.
Menurut pengakuan Gotthard sendiri, dia telah lama berselingkuh dengan wanita lain, sedangkan istrinya telah mengusulkan terapi pasangan.
Gotthard menambahkan bahwa dia memiliki pengalaman buruk dengan perceraian dan "menginginkan kedamaian darinya".
“Ini bukan kisah cinta yang tidak bahagia tentang seorang pria yang tidak bisa mendapatkan cinta dalam hidupnya. Atau, lebih tepatnya, cinta ketiga dalam hidupnya," kata jaksa Anne-Mette Seerup, seperti dikutip dari TV2, Rabu (4/8/2021).
"Sebaliknya, ini adalah pria yang melihat istrinya sebagai bola dan rantai," imbuh jaksa, menyuarakan kepuasannya dengan vonis tersebut.
Uskup Peter Birch dari Keuskupan Elsinore, di mana Thomas Gotthard dipekerjakan, menggambarkan pembunuhan itu sebagai "kasus yang benar-benar mengerikan tanpa preseden".
Dia mengatakan tidak yakin tentang konsekuensi yang lebih luas bagi Gereja Denmark, tetapi merenungkan bahwa sangat tidak mungkin bahwa pendeta yang dihukum akan dapat kembali ke profesinya.
(min)
Lihat Juga :