Pendeta Lutheran Denmark Bunuh dan Coba Lenyapkan Jasad Istrinya

Rabu, 04 Agustus 2021 - 14:07 WIB
loading...
Pendeta Lutheran Denmark Bunuh dan Coba Lenyapkan Jasad Istrinya
Thomas Gotthard, pendeta gereja Lutheran Denmark, membunuh, mumutilasi dan mencoba melenyapkan jasad istrinya dengan zat asam. Foto/TV2
A A A
COPENHAGEN - Seorang pendeta gereja Lutheran di Denmark telah membunuh, memutilasi, dan mencoba melenyapkan jasad istrinya dengan zat asam. Dia dijatuhi hukuman penjara 15 tahun.

Aksi sadis pendeta bernama Thomas Gotthard ini mengaku terinspirasi oleh sebuah episode dari serial televisi "Breaking Bad". Apa yang dialami korban mengingatkan nasib jurnalis pembangkang Arab Saudi, Jamal Khashoggi, yang dimutilasi di Konsulat Saudi di Istanbul 2 Oktober 2018.

Baca juga: Israel Ancam Serang Iran Sendirian

Vonis terhadap pendeta Thomas Gotthard dijatuhkan oleh Pengadilan Hillerod. Dia dinyatakan bersalah atas pembunuhan terhadap istrinya; Maria From Jakobsen, Ibu dari dua anaknya.

Hakim mengatakan terdakwa yang berusia 45 tahun melakukan pembunuhan brutal dengan perencanaan yang hati-hati, termasuk upaya menghilangkan jejak dengan mencoba melenyapkan jasad korban.

Vonis terhadap Thomas Gotthard juga berdasarkan tindakannya dalam penanganan jasad dan pembakaran jasad yang tidak senonoh sehubungan dengan upaya menyembunyikan jejaknya.

Thomas Gotthard mengaku membunuh Maria From Jakobsen di taman pasangan itu di Frederikssund pada Senin pagi 26 Oktober tahun lalu.

Menurut penjelasannya sendiri, pertama-tama dia memukul kepala istrinya menggunakan batu dengan keras, menyebabkan korban kehilangan kesadaran. Dia kemudian memegang hidung dan mulut korban selama beberapa menit sampai korban meninggal.

Pembuangan jasad korban direncanakan dengan hati-hati, di mana terdakwa telah membeli drum 208 liter, asam klorida dan soda api- yang kemudian dia gunakan untuk mencoba melarutkan jasad.

Baca juga: AS Latihan Perang Terbesar Libatkan 36 Kapal Perang, Gertak Rusia dan China
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3273 seconds (11.210#12.26)