Korea Utara Marah Inggris Kirim Kapal Induk Terbesarnya ke Perairan Asia

Rabu, 04 Agustus 2021 - 06:15 WIB
loading...
Korea Utara Marah Inggris...
Pesawat F-35B Lightning II terlihat di dek kapal induk HMS Queen Elizabeth. Foto/REUTERS/Bart Biesemans
A A A
PYONGYANG - Korea Utara (Korut) marah dengan keputusan Inggris yang akan secara permanen menempatkan dua kapal perang di Asia-Pasifik.

Menurut Korut, London akan lebih baik fokus pada Brexit daripada "memulihkan statusnya yang menurun."

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Korea Utara mengecam keputusan Inggris secara permanen menempatkan kapal perang di Asia-Pasifik.

Baca juga: India Juga Kerahkan 4 Kapal Perang, Laut China Selatan Kian Memanas

"Inggris, yang mengintensifkan situasi dengan mendorong kapal perang ke kawasan Asia-Pasifik yang jauh, menggunakan 'ancaman' kami sebagai alasan," papar pernyataan di website Kementerian Luar Negeri Korut yang menyebut tindakan Inggris sebagai "berbahaya" dan "provokasi".

Baca juga: Arab Saudi Izinkan Warga dari 49 Negara Ajukan E-Visa, Ini Daftar Lengkapnya

Pernyataan itu mengatakan Inggris bertindak berdasarkan “taruhan yang tidak masuk akal” bahwa Korea Utara dan China bekerja sama untuk mengisolasi Korea Selatan dan Jepang.

Baca juga: AS Peringatkan Keluarga Palestina 'Tidak Boleh Diusir' dari Yerusalem

Korea Utara mengklaim Inggris berusaha mati-matian untuk "memulihkan statusnya yang menurun," tetapi mengatakan rencananya hanya akan menimbulkan tentangan kuat dari negara lain dan dapat mengobarkan "situasi tegang" yang sudah ada di Asia Pasifik.

“Akan lebih baik bagi Inggris untuk fokus pada hasil Brexit yang merepotkan daripada mempertaruhkan orang lain secara tidak masuk akal untuk realisasi tujuan politiknya,” papar Kemlu Korut, mengklaim hari-hari telah berlalu ketika Inggris dapat menjajah sesuka hati.

Pyongyang tampaknya menanggapi pengumuman dua pekan lalu, saat London mengatakan akan secara permanen mengerahkan dua kapal perang di perairan Asia akhir tahun ini.

Kapal induk Queen Elizabeth, didampingi kelompok penyerang yang cukup besar termasuk dua kapal perusak, dua fregat, dua kapal pendukung, dan kapal dari Amerika Serikat dan Belanda.

Armada itu sedang berlayar menuju Jepang, untuk melakukan beberapa latihan dengan mitra sekutu.

Inggris sebelumnya telah menyatakan keprihatinan tentang meningkatnya aktivitas China atas perairan dan wilayah yang disengketakan di sekitar Asia Tenggara.

Beijing telah meminta Inggris berhenti dari provokasi dan campur tangan dengan politik internal China, terutama terkait Taiwan, yang dianggap China sebagai bagian dari wilayahnya.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Gelar Santunan Yatim...
Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PT Pegadaian CPS Pondok Aren Perkokoh Komitmen ESG
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
Korea Utara Pamerkan...
Korea Utara Pamerkan Kapal Perang Perusak Berbobot 5 Ribu Ton
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved