Jerman Kirim Kapal Perang ke Laut China Selatan untuk Pertama Kalinya
Selasa, 03 Agustus 2021 - 08:01 WIB
loading...
A
A
A
Kapal itu diperkirakan akan berlayar melalui Laut China Selatan— wilayah di mana ketegangan antara Washington dan Beijing semakin tinggi.
Perairan Laut China Selatan telah lama menjadi titik sandungan dalam sengketa wilayah regional. Beijing menyatakan bahwa ia memiliki hak bersejarah atas hampir seluruh perairan tersebut, tetapi klaim teritorialnya itu ditolak oleh Pengadilan Arbitrase Permanen di Den Haag, yang memenangkan Filipina.
Militer AS juga telah membuat kehadirannya dikenal di wilayah yang kaya sumber daya dengan dalih menjaga stabilitas dan melindungi “kebebasan navigasi". Baru-baru ini, Washington mengisyaratkan akan menggalang sekutunya untuk perjuangannya di Laut China Selatan, di mana Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan negaranya akan berdiri bersama negara lain dalam menghadapi “pemaksaan” China.
Baca juga: Perang Taliban di Afghanistan: Bom Jatuh Saban Menit, Mayat-mayat di Jalan
Pernyataan Angkatan Laut Jerman, yang menyajikan seluruh misi sebagai “pelayaran kehadiran dan pelatihan biasa", tidak menyebut nama China. Namun, dikatakan bahwa kawasan Indo-Pasifik adalah kawasan paling penting secara strategis di bumi, di mana keputusan penting dibuat tentang kebebasan, perdamaian, dan kemakmuran.
Perairan Laut China Selatan telah lama menjadi titik sandungan dalam sengketa wilayah regional. Beijing menyatakan bahwa ia memiliki hak bersejarah atas hampir seluruh perairan tersebut, tetapi klaim teritorialnya itu ditolak oleh Pengadilan Arbitrase Permanen di Den Haag, yang memenangkan Filipina.
Militer AS juga telah membuat kehadirannya dikenal di wilayah yang kaya sumber daya dengan dalih menjaga stabilitas dan melindungi “kebebasan navigasi". Baru-baru ini, Washington mengisyaratkan akan menggalang sekutunya untuk perjuangannya di Laut China Selatan, di mana Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan negaranya akan berdiri bersama negara lain dalam menghadapi “pemaksaan” China.
Baca juga: Perang Taliban di Afghanistan: Bom Jatuh Saban Menit, Mayat-mayat di Jalan
Pernyataan Angkatan Laut Jerman, yang menyajikan seluruh misi sebagai “pelayaran kehadiran dan pelatihan biasa", tidak menyebut nama China. Namun, dikatakan bahwa kawasan Indo-Pasifik adalah kawasan paling penting secara strategis di bumi, di mana keputusan penting dibuat tentang kebebasan, perdamaian, dan kemakmuran.
Lihat Juga :