Ghani Sebut Penarikan Tiba-tiba Pasukan AS Penyebab Memburuknya Situasi Keamanan di Afghanistan

Senin, 02 Agustus 2021 - 22:13 WIB
loading...
Ghani Sebut Penarikan...
Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani mengatakan bahwa penarikan tiba-tiba pasukan AS telah menyebabkan situasi keamanan yang memburuk di negara itu. Foto/REUTERS
A A A
KABUL - Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani mengatakan bahwa penarikan 'tiba-tiba' pasukan Amerika Serikat (AS) telah menyebabkan situasi keamanan yang memburuk di negara itu. Penarikan mundur pasukan AS membuat Taliban semakin leluasa melancarkan aksinya di Afghanistan.

Afghanistan telah menyaksikan lonjakan kekerasan sejak pasukan internasional mulai menarik diri dari negara itu. Taliban telah melancarkan serangan ofensif dan menguasai petak-petak tanah yang luas. Baca juga: Taliban Hujani Bandara Kandahar Afghanistan dengan Roket

Berbicara kepada Parlemen Afghanistan, Ghani menuturkan, dia telah memperingatkan AS bahwa penarikan pasukan secara tergesa-gesa akan berdampak buruk pada keamanan Afghanistan. Namun. sayangnya peringatan itu diacuhkan oleh AS.

"Alasan untuk situasi kami saat ini adalah bahwa keputusan itu diambil secara tiba-tiba. Saya memperingatkan AS bahwa penarikan itu akan memiliki "konsekuensi"," ucapnya, seperti dilansir Sputnik pada Senin (2/8/2021).

Penarikan pasukan tersebut adalah salah satu poin kesepakatan yang disepakati Taliban dan AS di Doha tahun lalu. Bukan hanya AS yang menarik diri, tapi seluruh pasukan NATO juga ditarik keluar dari negara tersebut. Baca juga: Pasukan Khusus Afghanistan Habisi 38 Taliban yang Hendak Serbu Penjara

Presiden AS, Joe Biden menuturkan sebagian besar pasukan dijadwalkan keluar dari Afghanistan pada bulan Agustus dan diharapkan seluruh pasukan AS akan keluar pada tanggal 11 September. Tanggal itu dipilih untuk menandai serangan pada 2001, yang menjadi pemicu operasi AS di Afghanistan.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Perang Paling Mematikan,...
9 Perang Paling Mematikan, Salah Satunya Konflik Kongo yang Mewaskan 3 Juta Orang
Taliban Tetapkan Hari...
Taliban Tetapkan Hari Penarikan Pasukan AS Jadi Libur Nasional
Penarikan Pasukan AS...
Penarikan Pasukan AS dari Afghanistan Kacau, Biden Salahkan Trump
Profil Mullah Mohammad...
Profil Mullah Mohammad Omar, Sosok Pendiri Taliban yang Berani Tantang Uni Soviet dan Amerika
Warga Afghanistan Desak...
Warga Afghanistan Desak Pangeran Harry Diadili karena Bunuh 25 Orang Saat Perang
Mantan Presiden Afghanistan...
Mantan Presiden Afghanistan Sebut AS Terlibat Korupsi Besar di Negaranya
Kaleidoskop 2025: 13...
Kaleidoskop 2025: 13 Negara yang Terlibat Perang
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 2.300 Orang, Penyintas Krisis Makanan
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Seluruh Tuntutan AS untuk Berdamai
Rekomendasi
Top Skor Piala Dunia...
Top Skor Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo Tambah 1 Gol
Gempa M6,2 Guncang Pulau...
Gempa M6,2 Guncang Pulau Doi Maluku, BMKG: Waspada Gempa Susulan
1 Polisi Gugur dan 2...
1 Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Residivis Narkoba, Bareskrim Buru Bandar
Berita Terkini
5 Pemimpin Muslim yang...
5 Pemimpin Muslim yang Jenazahnya Diawetkan sebelum Dimakamkan, Ali Khamenei Paling Lama
Ketika Uang Negara Rp35.914...
Ketika Uang Negara Rp35.914 Triliun Lenyap Dikorupsi sejak 2003
Mojtaba Disebut Tak...
Mojtaba Disebut Tak Akan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Ini Alasannya
Komika Turki Ditangkap...
Komika Turki Ditangkap atas Tuduhan Menghina Islam dan Erdogan
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved