Adik Kim Jong-un Peringatkan Korsel Tak Gelar Latgab dengan AS

Senin, 02 Agustus 2021 - 04:28 WIB
loading...
Adik Kim Jong-un Peringatkan...
Kim Yo Jong, adik dari pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un, memperingatkan Korea Selatan (Korsel) untuk tidak melakukan latihan gabungan dengan AS. Foto/REUTERS
A A A
PYONGYANG - Kim Yo Jong, adik dari pemimpin Korea Utara (Korut) , Kim Jong-un, memperingatkan Korea Selatan (Korsel) untuk tidak melakukan latihan gabungan dengan Amerika Serikat (AS) . Yo Jong menyebut hal ini akan merusak tekad kedua Korea untuk membangun kembali hubungan.

Komentarnya datang pada saat Korut dan Korsel sedang dalam pembicaraan untuk mengadakan pertemuan puncak sebagai bagian dari upaya untuk memulihkan hubungan. Baca juga: Xi Jinping Bersumpah Pertahankan Hubungan dengan Korut

Sementara itu, di waktu bersamaan, Washington dan Seoul tengah mematangkan rencana untuk mengadakan latihan militer bersama. Latihan militer itu direncanakan berlangsung pada akhir Agustus.

"Pemerintah dan militer kami akan terus mengawasi apakah Korsel melanjutkan latihan perang yang agresif, atau membuat keputusan besar. Harapan atau keputusasaan? Itu bukan terserah kami," kata Yo Jong, seperti dilansir Reuters pada Senin (2/8/2021).

Yo Jong juga mengatakan keputusan baru-baru ini untuk memulihkan hotline antara kedua negara tidak boleh dilihat sebagai sesuatu yang lebih dari menghubungkan kembali hubungan "fisik”.

Kedua Korea, yang secara teknis masih berperang setelah konflik 1950-1953 mereka berakhir dengan gencatan senjata, pada awal pekan lalu memutuskan menghubungkan kembali hotline yang terputus pada Juni tahun lalu.

“Akan "tidak bijaksana" untuk mengasumsikan bahwa pertemuan tingkat tinggi sudah dekat,” tukasnya. Baca juga: Kirim Minyak ke Korut, AS Sita Kapal Tanker Milik Warga Singapura
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
AS Sebut Iran Bisa Hidup...
AS Sebut Iran Bisa Hidup Senang jika Penuhi Syarat-Syarat Ini, Apa Saja?
Rekomendasi
Bawa Archie dan Lilibet...
Bawa Archie dan Lilibet ke Inggris, Pangeran Harry Berharap Bisa Bertemu Raja Charles
Sony Sonjaya Bungkam...
Sony Sonjaya Bungkam Jelang Diperiksa Kejagung soal Dugaan Korupsi MBG
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Berita Terkini
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved