Taliban Hujani Bandara Kandahar Afghanistan dengan Roket

Minggu, 01 Agustus 2021 - 13:20 WIB
loading...
Taliban Hujani Bandara...
Taliban menyerang bandara Kandahar di Afghanistan selatan dengan sedikitnya tiga roket. Foto/News9live
A A A
KABUL - Juru bicara Taliban mengatakan kelompok itu menyerang bandara Kandahar di Afghanistan selatan dengan sedikitnya tiga roket semalam. Ia menambahkan bahwa tujuannya adalah untuk menggagalkan serangan udara yang dilakukan oleh pasukan pemerintah Afghanistan.

“Bandara Kandahar menjadi sasaran kami karena musuh menggunakannya sebagai pusat untuk melakukan serangan udara terhadap kami,” kata juru bicara Taliban, Zabiullah Mujahid, mengatakan kepada Reuters seperti dikutip dari Al Arabiya, Minggu (1/8/2021).

Pejabat pemerintah Afghanistan mengatakan serangan roket memaksa pihak berwenang untuk menangguhkan semua penerbangan dan landasan pacu sebagian rusak. Tidak ada laporan mengenai korban akibat serangan itu.

"Tadi malam tiga roket ditembakkan ke bandara dan dua di antaranya menghantam landasan. Karena ini semua penerbangan dari bandara telah dibatalkan," kata kepala bandara Massoud Pashtun kepada AFP.

Baca juga: Kompleks PBB di Afghanistan Barat Diserang, Satu Penjaga Tewas

Pashtun mengatakan pekerjaan untuk memperbaiki landasan pacu sedang berlangsung dan diharapkan bandara akan beroperasi pada hari Minggu.

Seorang pejabat di otoritas penerbangan sipil di Kabul mengkonfirmasi serangan roket tersebut.

Taliban selama berminggu-minggu melancarkan serangan mematikan di pinggiran Kandahar, menimbulkan kekhawatiran bahwa gerilyawan hampir merebut Ibu Kota provinsi.

Pangkalan udara Kandahar sangat penting untuk menyediakan logistik dan dukungan udara yang dibutuhkan untuk menjaga para militan agar tidak menguasai kota terbesar kedua di Afghanistan itu.

Baca juga: Mengkhawatirkan, Taliban Sudah Bunuh 7 Pilot Tempur Afghanistan Didikan AS

Serangan di bandara itu terjadi saat Taliban beringsut lebih dekat untuk menguasai dua ibu kota provinsi lainnya; Herat di barat dan Lashkar Gah di selatan.

Keuntungan teritorial signifikan Taliban selama tahap akhir penarikan militer Amerika Serikat (AS) sebagian besar terjadi di daerah pedesaan yang jarang penduduknya.

Namun dalam beberapa pekan terakhir mereka telah meningkatkan tekanan pada beberapa ibu kota provinsi dan merebut penyeberangan perbatasan utama.

Perebutan pusat kota besar mana pun akan membawa serangan mereka saat ini ke tingkat yang lebih tinggi dan memicu kekhawatiran bahwa tentara Afghanistan tidak mampu melawan keuntungan medan perang Taliban.

Baca juga: Taliban Masuk Ibu Kota Provinsi Helmand, Perang Sengit dengan Pasukan Afghanistan

Pemerintah Afghanistan telah berulang kali menolak keuntungan teritorial stabil Taliban selama musim panas karena kurang memiliki nilai strategis.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
Penembakan di Pusat...
Penembakan di Pusat Kesejahteraan Remaja Jerman Tewaskan Setidaknya 6 Orang
Iran Ingatkan Selat...
Iran Ingatkan Selat Hormuz hanya Dibuka Bebas 60 Hari, selanjutnya...
Rekomendasi
ARTJOG 2026 Hadir Lagi!...
ARTJOG 2026 Hadir Lagi! Beli Tiket di BRImo, Langsung Diskon 15 Persen
Aturan Tutup Mulut FIFA...
Aturan Tutup Mulut FIFA Kembali Makan Korban
Forum GPI4 di Peru,...
Forum GPI4 di Peru, Indonesia Tegaskan Komitmen Lindungi Gambut Dunia
Berita Terkini
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved