200 Warga Afghanistan yang Bekerja untuk AS Mulai Hidup Baru di Negeri Paman Sam

Jum'at, 30 Juli 2021 - 17:41 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Agustus, Wisatawan yang Telah Divaksin Bisa Kunjungi Arab Saudi

Sebanyak 50.000 orang atau lebih akhirnya dapat dievakuasi dalam “Operation Allies Refuge.”

“Kelompok pertama adalah sekitar 2.500 pelamar SIV dan anggota keluarga yang hampir menyelesaikan proses, lolos untuk evakuasi,” papar Russ Travers, wakil penasihat keamanan dalam negeri Presiden AS Joe Biden.

Warga Afghanistan diperkirakan tetap berada di Fort Lee hingga tujuh hari sebelum bergabung dengan kerabat atau keluarga angkat di seluruh negeri.

“Para pengungsi menjalani pemeriksaan latar belakang yang ketat dan tes COVID-19,” papar Travers. Beberapa orang sudah divaksinasi, dan sisanya akan ditawari suntikan vaksin di Fort Lee.

Kekerasan yang meningkat di Afghanistan telah menciptakan masalah serius bagi banyak pelamar SIV yang dokumennya sedang dalam proses di tengah laporan beberapa orang telah dibunuh Taliban.

Beberapa pelamar tidak dapat pergi ke ibukota Kabul untuk menyelesaikan langkah-langkah yang diperlukan di Kedutaan Besar AS atau mencapai penerbangan mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Piala Dunia 2026 Berpotensi...
Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Panggung Terakhir Luka Modric
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Cerita Shakira Kembali...
Cerita Shakira Kembali Bawakan Lagu Anthem Piala Dunia, Harus Membuat Orang Menari
Rekomendasi
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Berita Terkini
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved