Lockdown, Australia Kerahkan Militer ke Sydney

Jum'at, 30 Juli 2021 - 13:52 WIB
loading...
Lockdown, Australia...
Australia mengirim ratusan tentara ke Sydney untuk menegakkan aturan penguncian wilayah atau lockdown. Foto/BBC
A A A
SYDNEY - Australia telah mengerahkan ratusan tentara ke Sydney untuk membantu menegakkan penguncian wilayah atau lockdown wabah COVID-19 . Wabah varian Delta yang dimulai pada Juni lalu telah memunculkan hampir 3.000 infeksi dan menyebabkan sembilan kematian.

Personel militer Australia akan menjalani pelatihan pada akhir pekan sebelum memulai patroli tidak bersenjata pada hari Senin seperti dikutip dari BBC, Jumat (30/7/2021).

Australia memberlakukan penguncian hingga setidaknya sampai 28 Agustus. Selama penguncian, warga Australia dilarang meninggalkan rumah kecuali untuk olahraga, berbelanja, perawatan kesehatan, dan alasan lain.

Meskipun lima minggu dikunci, infeksi di kota terbesar di negara itu terus menyebar. Pejabat mencatat 170 kasus baru pada hari ini.

Baca juga: Australia Bantu Pemulangan Warganya dari Indonesia

Tentara akan bergabung dengan polisi di hotspot virus untuk memastikan orang mengikuti aturan, yang mencakup batas perjalanan 10 km .
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
Rusia Sebut Tetangga...
Rusia Sebut Tetangga Indonesia Ini Bisa Menjadi Markas Senjata Nuklir AS
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini Gabung Aliansi 40 Negara untuk Misi Pasca-perang di Selat Hormuz
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Kemendikdasmen Gandeng...
Kemendikdasmen Gandeng Australia Ciptakan Sekolah Aman dan Nyaman
Israel Setujui RUU Larang...
Israel Setujui RUU Larang Seruan Azan, Hakim Agung Palestina: Serangan Terhadap Umat Islam
Iran Bantah Serang Bandara...
Iran Bantah Serang Bandara Kuwait: Rudal Patriot AS yang Error, Hantam Terminal Penumpang
Rekomendasi
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
Rupiah Jebol Tembus...
Rupiah Jebol Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah
Kuasa Hukum Erin Wartia...
Kuasa Hukum Erin Wartia Kritik Komisi III DPR: Jangan Hanya Dengar Satu Pihak
Berita Terkini
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved