Macron: Paris 'Berutang' Besar karena Jadikan Polinesia Prancis Tempat Uji Coba Nuklir
Kamis, 29 Juli 2021 - 17:46 WIB
loading...
A
A
A
File Moruroa. yang dirilis pada bulan Maret melalui proyek kolaborasi antara platform media jurnalisme investigasi Disclose, desainer spasial yang bekerja pada isu-isu lingkungan di LSM Interprt dan peneliti dari program Sains dan Keamanan Global Universitas Princeton.
Investigasi selama dua tahun berdasarkan penilaian ilmiah, dokumen Kementerian Pertahanan Prancis yang tidak diklasifikasikan dan survei kesehatan menghadirkan bukti baru pada tes militer Prancis.
Terungkap bahwa hampir seluruh penduduk Polinesia, sekitar 110 ribu orang, terinfeksi radiasi tingkat tinggi dari 193 uji coba nuklir yang dilakukan Prancis. Tes ini dilakukan dari tahun 1966 hingga 1996 di atol Moruroa dan Fangataufa, termasuk 46 ledakan atmosfer di udara terbuka, hingga 1974.
Pada saat tes ini, militer tidak melakukan tindakan pencegahan untuk mengevakuasi orang-orang yang mendiami pulau-pulau di sekitar lokasi pengujian. Baca juga: Pertama di Prancis, Pendeta Protestan Nikahi Pasangan Sesama Jenisnya
Investigasi selama dua tahun berdasarkan penilaian ilmiah, dokumen Kementerian Pertahanan Prancis yang tidak diklasifikasikan dan survei kesehatan menghadirkan bukti baru pada tes militer Prancis.
Terungkap bahwa hampir seluruh penduduk Polinesia, sekitar 110 ribu orang, terinfeksi radiasi tingkat tinggi dari 193 uji coba nuklir yang dilakukan Prancis. Tes ini dilakukan dari tahun 1966 hingga 1996 di atol Moruroa dan Fangataufa, termasuk 46 ledakan atmosfer di udara terbuka, hingga 1974.
Pada saat tes ini, militer tidak melakukan tindakan pencegahan untuk mengevakuasi orang-orang yang mendiami pulau-pulau di sekitar lokasi pengujian. Baca juga: Pertama di Prancis, Pendeta Protestan Nikahi Pasangan Sesama Jenisnya
(ian)
Lihat Juga :