Biden Tuduh Rusia Coba Ganggu Pemilu Sela 2022
Rabu, 28 Juli 2021 - 14:20 WIB
loading...
A
A
A
Pemimpin AS juga menyatakan keprihatinan tentang peningkatan serangan siber baru-baru ini, termasuk melalui ransomware, yang biasanya melihat peretas mengenkripsi data korban dan kemudian meminta uang untuk akses yang dipulihkan.
"Jika kita berakhir dalam perang, perang penembakan nyata, dengan kekuatan besar, itu akan menjadi konsekuensi dari pelanggaran dunia maya," kata Biden.
Baca juga: Serangan Ransomware 'Kolosal' Hantam AS, Biden Peringatkan Putin
Amerika Serikat akan mengadakan pemilihan paruh waktu pada musim gugur 2022, di mana semua kursi di Dewan Perwakilan Rakyat dan sepertiga kursi Senat akan ada dalam surat suara.
Washington baru-baru ini menuduh Beijing melakukan peretasan besar-besaran pada Microsoft Exchange pada bulan Maret, dan Gedung Putih juga telah berulang kali meminta Rusia untuk mengambil tindakan terhadap serangan ransomware yang berasal dari dalam negeri.
"Jika kita berakhir dalam perang, perang penembakan nyata, dengan kekuatan besar, itu akan menjadi konsekuensi dari pelanggaran dunia maya," kata Biden.
Baca juga: Serangan Ransomware 'Kolosal' Hantam AS, Biden Peringatkan Putin
Amerika Serikat akan mengadakan pemilihan paruh waktu pada musim gugur 2022, di mana semua kursi di Dewan Perwakilan Rakyat dan sepertiga kursi Senat akan ada dalam surat suara.
Washington baru-baru ini menuduh Beijing melakukan peretasan besar-besaran pada Microsoft Exchange pada bulan Maret, dan Gedung Putih juga telah berulang kali meminta Rusia untuk mengambil tindakan terhadap serangan ransomware yang berasal dari dalam negeri.
(ian)
Lihat Juga :