Pasukan Afghanistan Hancurkan Taliban di Dekat Perbatasan Tajikistan

Selasa, 27 Juli 2021 - 22:33 WIB
loading...
A A A
Gubernur Balkh Adil Shah Adil memuji pasukan keamanan Afghanistan karena membuat kemajuan yang baik, dan mengatakan pemerintah akan melakukan upaya untuk melindungi warga sipil.

Dalam menghadapi serangan Taliban di sebagian besar negara, Angkatan Darat Afghanistan telah menikmati keberhasilan dengan pengerahan unit pasukan khusus yang sangat mobile untuk mengambil dan menguasai daerah-daerah strategis utama. Dibandingkan dengan formasi tentara reguler, unit-unit ini dipersenjatai dan diperlengkapi dengan lebih baik dan kecil kemungkinannya untuk membelot atau bubar dalam menghadapi serangan Taliban.

Kelemahannya adalah jumlah mereka yang relatif kecil, dengan sekitar 21.000 komando beroperasi di bawah Komando Operasi Khusus Tentara Nasional Afghanistan, sementara angkatan bersenjata secara keseluruhan berjumlah sekitar 186.000 tentara.

Baca juga: Afghanistan di Ujung Tanduk, AS Bersumpah Terus Bombardir Taliban

“Distrik Kaldar di provinsi Balkh dibebaskan dari teroris Taliban. Akibatnya, distrik tersebut telah dibersihkan dari teroris Taliban,” tweet Komando Operasi Khusus Afghanistan, ANA.

Sebelumnya, Taliban mengklaim telah menembak jatuh helikopter militer Afghanistan di distrik Nade-e-Ali di provinsi Helmand, dan telah menduduki pusat distrik, menangkap kepala polisi setempat, dan menyita persediaan senjata. Sumber militer mengatakan kepada media lokal bahwa helikopter melakukan pendaratan darurat setelah operasi anti-Taliban, dengan helikopter rusak tidak dapat diperbaiki tetapi penumpangnya dievakuasi dengan aman.

Pada hari Senin, Misi Bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa di Afghanistan menyatakan kekhawatiran bahwa jumlah warga sipil yang menjadi korban konflik antara pemerintah Kabul dan Taliban meningkat pada titik yang belum pernah terjadi sebelumnya. Badan yang sama juga melaporkan bahwa jumlah warga sipil yang tewas dan luka-luka pada paruh pertama tahun 2021 mencapai "tingkat rekor." Sekitar 1.649 warga sipil dikatakan telah tewas dan 3.254 lainnya terluka selama periode ini.

Baku tembak, alat peledak improvisasi, pembunuhan yang ditargetkan oleh Taliban dan serangan udara dikatakan telah menyebabkan sebagian besar korban. PBB memohon kedua belah pihak untuk memperhatikan lintasan konflik yang suram dan mengerikan serta dampaknya yang menghancurkan terhadap warga sipil, untuk menghentikan pertempuran Afghanistan melawan Afghanistan dan mengintensifkan negosiasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Terbuka untuk Dialog setelah Pakistan Bom Kota-kota Besar
Dunia Serukan Penghentian...
Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan
Perang Berlanjut, Pakistan...
Perang Berlanjut, Pakistan Klaim Bunuh 274 Pejuang Taliban, 400 Luka-luka
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
Presiden Jerman Akan...
Presiden Jerman Akan Kunjungi Jakarta 15 Juni, Boyong Delegasi Bisnis dan Peneliti
AS Klaim Perjanjian...
AS Klaim Perjanjian Damai dengan Iran Diteken Hari Ini, Teheran: Tak  Akan Terjadi!
Rekomendasi
DBL Gandeng Partner...
DBL Gandeng Partner Anyar untuk Dorong Pengembangan Talenta Muda Indonesia
Unesa Buka Seleksi Jalur...
Unesa Buka Seleksi Jalur Mandiri Non Tes Rapor 2026, Simak Syaratnya
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Berita Terkini
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Infografis
Tentara Bayaran dari...
Tentara Bayaran dari AS Bertebaran di Perbatasan Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved