Dikritik PBB Soal Penanganan Demonstrasi, Iran Kesal

Minggu, 25 Juli 2021 - 09:29 WIB
loading...
Dikritik PBB Soal Penanganan...
Iran mengecam apa yang mereka sebut dengan campur tangan dalam urusan dalam negeri oleh Dewan HAM PBB. Foto/REUTERS
A A A
TEHERAN - Iran mengecam apa yang mereka sebut dengan campur tangan dalam urusan dalam negeri oleh Dewan HAM PBB . Ini adalah respon atas kritik yang dilontarkan Komisaris Tinggi PBB untuk HAM, Michelle Bachelet soal sikap Teheran dalam menanggapi demonstrasi di Khuzestan.

Bachelet menyatakan keprihatinan tentang kematian dan cedera, dan penahanan yang meluas selama seminggu terakhir di Khuzestan. Demonstrasi di kota kaya minyak itu terjadi karena adanya krisis air. Baca juga: Mendekati Rusia, Dua Kapal Perang Iran Muncul di Laut Baltik

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh mengatakan bahwa "intervensi" dan komentar non-ahli, dan bias tentang pengelolaan sumber daya air Iran tidak berada dalam lingkup tanggung jawab Bachelet.

"Sanksi AS telah mencegah transfer teknologi dan investasi di sektor air Khuzestan," kata Khatibzadeh dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Minggu (25/7/2021).

Seperti diketahui, warga Iran telah turun ke jalan selama lebih dari seminggu untuk melampiaskan kemarahan mereka tentang krisis air yang terjadi selama kekeringan terburuk di negara itu dalam setengah abad dan ketika ekonomi merosot di bawah sanksi AS, dan Covid-19.

Video yang beredar di media sosialmenunjukkan sekelompok demonstran di Tabriz meneriakan slogan-slogan untuk mendukung para pengunjuk rasa Khuzestan. Baca juga: Protes Krisis Air di Iran Makin Memanas, Lima Orang Tewas dalam Bentrok

Kamis malam, seorang pemuda ditembak mati dan tujuh orang terluka selama demonstrasi solidaritas di provinsi Lorestan yang bertetangga dengan Khuzestan.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Israel Setujui RUU Larang...
Israel Setujui RUU Larang Seruan Azan, Hakim Agung Palestina: Serangan Terhadap Umat Islam
Iran Bantah Serang Bandara...
Iran Bantah Serang Bandara Kuwait: Rudal Patriot AS yang Error, Hantam Terminal Penumpang
Rekomendasi
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
Kabar Bahagia, Amanda...
Kabar Bahagia, Amanda Manopo dan Kenny Austin Umumkan Kelahiran Anak Pertama
Berita Terkini
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved