Xi Jinping Desak Warga Tibet untuk Ikuti Kebijakan PKC

Sabtu, 24 Juli 2021 - 01:53 WIB
loading...
A A A
Beijing mengirim pasukan ke Tibet pada 1950 dalam apa yang secara resmi disebut sebagai pembebasan damai dan mempertahankan kehadiran keamanan yang ketat di kawasan itu, yang rawan kerusuhan.

Para analis menilai, kunjungan Jinping ini menunjukkan kepercayaan Partai Komunis China yang berkuasa dalam menegakkan ketertiban dan memperoleh dukungan di wilayah yang dulu bergolak

"Bentrokan kekerasan pada tahun 2008 antara polisi China dan biksu Tibet memperingati ulang tahun keluarnya Dalai Lama ke-14 dari Tibet, membuat pemerintah setempat tidak yakin selama bertahun-tahun apakah seorang pemimpin China yang berkunjung akan disambut atau aman," kata Yang Chaohui, profesor politik di Universitas Peking.

"Dataran tinggi Tibet, yang dapat merugikan para pemimpin yang tidak terbiasa dengan iklim, adalah alasan lain mengapa para pemimpin tinggi China jarang berkunjung," imbuhnya.

Baca juga: Meski Benci, China Berterima Kasih kepada Presiden Taiwan Tsai Ing-wen
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Iran: Israel Ingin Sabotase...
Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS
Rekomendasi
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
Haaland Cetak Brace,...
Haaland Cetak Brace, Norwegia Paksa Senegal Angkat Koper Lebih Cepat
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
Berita Terkini
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved