Heboh, Buku Serukan Kaum Gay Dieksekusi Ditemukan di Sekolah Islam Inggris

Kamis, 22 Juli 2021 - 00:04 WIB
loading...
Heboh, Buku Serukan...
Institute of Islamic Education di Dewsbury, West Yorkshire, Inggris. Foto/Examiner Live
A A A
DEWSBURY - Sebuah buku yang menyerukan agar kaum gay dieksekusi ditemukan di perpustakaan sebuah sekolah asrama Islam atau semacam pesantren di Inggris .

Temuan ini mengejutkan inspektur Kantor Standar dalam Pendidikan, Layanan dan Keterampilan Anak (Ofsted). Inspektur Ofsted menilai ada kegagalan dalam pemeriksaan pemerintah.

Baca juga: Ancaman Membom Nuklir Jepang dari Fansboy Militer China, tapi Beijing Merestui

"Peserta tindakan homoseksual harus dibunuh baik mereka menikah atau belum menikah," bunyi penggalan isi buku berjudul "Islam on Homosexuality" seperti dipaparkan inspektur Ofsted.

Buku itu ditemukan perpustakaan di Institute of Islamic Education [Institut Pendidikan Islam] di Dewsbury, West Yorkshire. "Termasuk bagian tentang hukuman individu karena seksualitas dan pandangan mereka yang bertentangan dengan aturan hukum," kata inspektur Ofsted.

Buku itu juga menyatakan; "Para pelaku kejahatan harus dihukum mati."

Kepala sekolah untuk anak laki-laki tersebut mengatakan kepada inspektur bahwa buku itu seharusnya tidak ada di perpustakaan, tetapi pemimpin sekolah lainnya mengatakan itu untuk tujuan "penelitian".

"Sekolah tidak memenuhi persyaratan jadwal untuk Education (Independent School Standards) Regulations 2014, standar minimum nasional untuk sekolah berasrama dan persyaratan terkait yang diperiksa selama inspeksi ini," lanjut inspektur Ofsted dalam laporan mereka.

Nilai gagal berarti sekolah harus melakukan perbaikan sebelum inspeksi penuh berikutnya, yang biasanya berlangsung dalam waktu tiga tahun setelah nilai gagal dikeluarkan.

Baca juga: Rusia Tunjukkan Sistem Rudal Canggih S-500 yang Sedang Beraksi

Laporan Ofsted memicu kritik terhadap sekolah dan buku tersebut, di mana kepala kebijakan dan penelitian National Secular Society, Megan Manson, menyebut situasinya "mengerikan."

"Mengerikan bahwa sebuah buku yang menyerukan agar orang gay dieksekusi dapat ditemukan di perpustakaan sekolah," kata Manson, yang dilansir Mail Online, Rabu (21/7/2021).

"Yang lebih mengganggu adalah beberapa pemimpin sekolah tampaknya membela keputusan sekolah untuk membuat buku ini tersedia untuk anak-anak."

Sekolah itu sebelumnya dikritik pada 2016 setelah penyelidikan menemukan siswa dilarang menonton televisi, membaca koran, atau mendengarkan musik. Sekolah, bagaimanapun, sebelumnya telah menerima nilai "baik" dari Ofsted.

Pihak Institut Pendidikan Islam belum bersedia berkomentar atas masalah tersebut.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Pigai Sebut Masyarakat...
Pigai Sebut Masyarakat Indonesia Belum Siap Terima LGBT
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Trump: Komunisme, Ancaman...
Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS
Rekomendasi
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Berita Terkini
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Infografis
5 Madrasah Tertua di...
5 Madrasah Tertua di Indonesia, Pelopor Pendidikan Islam Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved