Hujan Terparah dalam Seribu Tahun Picu Banjir China, 100 Ribu Warga Mengungsi
Rabu, 21 Juli 2021 - 16:08 WIB
loading...
A
A
A
Di Zhengzhou, markas pengendalian banjir setempat mengatakan waduk Guojiazui di kota itu telah jebol.
“Upaya pencegahan banjir menjadi sangat sulit,” papar Presiden China Xi Jinping pada Rabu, menanggapi situasi tersebut dalam pernyataan yang disiarkan televisi pemerintah.
“Pada Rabu (21/7), sistem transportasi Zhengzhou tetap lumpuh, dengan sekolah dan rumah sakit terputus oleh genangan air yang parah,” ungkap media pemerintah.
Beberapa anak telah terjebak di taman kanak-kanak mereka sejak Selasa.
“Rumah Sakit Afiliasi Pertama Zhengzhou, pusat perawatan besar dengan lebih dari 7.000 tempat tidur - telah kehilangan semua aliran listrik, dan bahkan pasokan cadangan turun,” ungkap laporan People's Daily.
“Rumah sakit itu berjuang mencari transportasi untuk memindahkan sekitar 600 pasien yang sakit kritis,” papar laporan itu.
Hujan lebat diperkirakan bertahan hingga Rabu, meskipun curah hujan akan terus berlanjut di seluruh provinsi selama tiga hari ke depan.
“Upaya pencegahan banjir menjadi sangat sulit,” papar Presiden China Xi Jinping pada Rabu, menanggapi situasi tersebut dalam pernyataan yang disiarkan televisi pemerintah.
“Pada Rabu (21/7), sistem transportasi Zhengzhou tetap lumpuh, dengan sekolah dan rumah sakit terputus oleh genangan air yang parah,” ungkap media pemerintah.
Beberapa anak telah terjebak di taman kanak-kanak mereka sejak Selasa.
“Rumah Sakit Afiliasi Pertama Zhengzhou, pusat perawatan besar dengan lebih dari 7.000 tempat tidur - telah kehilangan semua aliran listrik, dan bahkan pasokan cadangan turun,” ungkap laporan People's Daily.
“Rumah sakit itu berjuang mencari transportasi untuk memindahkan sekitar 600 pasien yang sakit kritis,” papar laporan itu.
Hujan lebat diperkirakan bertahan hingga Rabu, meskipun curah hujan akan terus berlanjut di seluruh provinsi selama tiga hari ke depan.
(sya)
Lihat Juga :