Menengok Sejarah Hubungan Masyarakat Makassar dan Suku Aborigin Australia

Minggu, 18 Juli 2021 - 17:34 WIB
loading...
A A A
"Bahas orang Yolnu ada sedikit kesamaan (dengan Makassar) misalnya dalam hal uang, ada jamak dan beberapa kata dalam bahasa itu ada pengaruhnya, dan bahkan ada kesamaan genetik dari orang Yolnu dan juga orang Makassar," tukasnya.

Neale mengatakan, hubungan antara orang Makassar dan orang-orang Yolnu terhenti sejak orang Inggris datang ke Australia pada awal 1900an. Menurutnya adanya aturan yang diterapkan Inggris, sepeti lisensi, pajak dan lain-lain, yang membuat hubungan itu terhenti.

Tapi, dia mengatakan dalam 10 tahun terakhir muncul keinginan dari orang-orang Yolnu untuk menjalin komunikasi dengan orang-orang Makassar, khususnya yang memiliki hubungan dengan mereka. Baca juga:S aat Meninggal, Jutawan Australia Ingin Dikubur di Dalam Mobil Morgan

"Dalam 10 atau 20 tahun terakhir, karena mulai banyak orang, akademisi dan antropologis, mempelajari sejarah soal orang Makassar mengunjungi Australia, jadi semakin banyak informasi yang tersedia dan semakin banyak ketertarikan dari orang-orang Aborigin untuk melakukan perjalanan (ke Makassar), untuk melakukan reuni dengan keluarga jauh mereka dan merayakan tahun-tahun emas mereka," tukasnya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 4.118 Orang, 16.740 Terluka
Korban Tewas Tembus...
Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan
Rekomendasi
Saatnya Koperasi Naik...
Saatnya Koperasi Naik Kelas
Datang Melayat, Bedu...
Datang Melayat, Bedu Ungkap Kenangan Terakhir Bersama Temon
Momen Kapolri dan Jaksa...
Momen Kapolri dan Jaksa Agung Foto Bareng Menko Polkam, Panglima TNI, serta Kepala BIN
Berita Terkini
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved