Terus Bertambah, Korban Tewas Banjir Eropa Capai 160 Jiwa
Minggu, 18 Juli 2021 - 08:23 WIB
loading...
A
A
A
Di Erftstadt, sebuah kota di barat daya Cologne, upaya penyelamatan yang mengerikan terjadi pada hari Jumat ketika tanah di wilayah itu longsor. Setidaknya tiga rumah dan bagian dari sebuah rumah besar di distrik kota Blessem runtuh.
Militer Jerman menggunakan kendaraan lapis baja untuk membersihkan mobil dan truk kewalahan oleh air banjir di jalan terdekat, beberapa di antaranya setidaknya sebagian terendam. Para petugas khawatir bahwa beberapa orang tidak berhasil melarikan diri di Erftstadt, tetapi tidak ada korban yang dikonfirmasi pada Sabtu sore.
Baca juga: Kemlu Sebut Tidak Ada WNI Jadi Korban Banjir Jerman
Di daerah Ahrweiler, polisi memperingatkan potensi risiko dari kabel listrik yang putus dan mendesak pengunjung yang penasaran untuk menjauh. Mereka mengeluh di Twitter bahwa calon turis memblokir beberapa jalan.
Sekitar 700 orang dievakuasi dari bagian kota Wassenberg di Jerman, di perbatasan Belanda, setelah jebolnya tanggul di sungai Rur.
Mengunjungi Erftstadt bersama Steinmeier, gubernur Rhine-Westphalia Utara Armin Laschet berjanji untuk mengatur bantuan bagi mereka yang terkena dampak langsung dalam beberapa hari mendatang. Dia mengatakan otoritas regional dan federal akan membahas dalam beberapa hari mendatang bagaimana membantu upaya pembangunan kembali. Kabinet Kanselir Angela Merkel berencana untuk membahas masalah ini pada hari Rabu mendatang.
“Kami akan melakukan segalanya agar apa yang perlu dibangun kembali dapat dibangun kembali,” kata Laschet.
Di Belgia timur, banyak jalur kereta api dan jalan tetap diblokir.
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan Perdana Menteri Belgia Alexander De Croo mengunjungi kota-kota yang dilanda banjir pada Sabtu kemarin.
Seorang penduduk kota Belgia Herk-de-Stad mengatakan dia tidak tidur untuk mencoba mengosongkan rumahnya dari air.
"Kami telah memompa sepanjang malam mencoba mengeluarkan air dari rumah," kata Elke Lenaerts kepada stasiun televisi VTM.
Militer Jerman menggunakan kendaraan lapis baja untuk membersihkan mobil dan truk kewalahan oleh air banjir di jalan terdekat, beberapa di antaranya setidaknya sebagian terendam. Para petugas khawatir bahwa beberapa orang tidak berhasil melarikan diri di Erftstadt, tetapi tidak ada korban yang dikonfirmasi pada Sabtu sore.
Baca juga: Kemlu Sebut Tidak Ada WNI Jadi Korban Banjir Jerman
Di daerah Ahrweiler, polisi memperingatkan potensi risiko dari kabel listrik yang putus dan mendesak pengunjung yang penasaran untuk menjauh. Mereka mengeluh di Twitter bahwa calon turis memblokir beberapa jalan.
Sekitar 700 orang dievakuasi dari bagian kota Wassenberg di Jerman, di perbatasan Belanda, setelah jebolnya tanggul di sungai Rur.
Mengunjungi Erftstadt bersama Steinmeier, gubernur Rhine-Westphalia Utara Armin Laschet berjanji untuk mengatur bantuan bagi mereka yang terkena dampak langsung dalam beberapa hari mendatang. Dia mengatakan otoritas regional dan federal akan membahas dalam beberapa hari mendatang bagaimana membantu upaya pembangunan kembali. Kabinet Kanselir Angela Merkel berencana untuk membahas masalah ini pada hari Rabu mendatang.
“Kami akan melakukan segalanya agar apa yang perlu dibangun kembali dapat dibangun kembali,” kata Laschet.
Di Belgia timur, banyak jalur kereta api dan jalan tetap diblokir.
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan Perdana Menteri Belgia Alexander De Croo mengunjungi kota-kota yang dilanda banjir pada Sabtu kemarin.
Seorang penduduk kota Belgia Herk-de-Stad mengatakan dia tidak tidur untuk mencoba mengosongkan rumahnya dari air.
"Kami telah memompa sepanjang malam mencoba mengeluarkan air dari rumah," kata Elke Lenaerts kepada stasiun televisi VTM.
Lihat Juga :