Terus Bertambah, Korban Tewas Banjir Eropa Capai 160 Jiwa

Minggu, 18 Juli 2021 - 08:23 WIB
loading...
Terus Bertambah, Korban...
Sebuah rumah hancur di terjang banjir di Erftstadt-Blessem, Jerman. Foto/AP/Michael Probst
A A A
BERLIN - Petugas penyelamat bekerja keras untuk menangani kerusakan saat air mulai surut ketika jumlah korban tewas akibat banjir di Jerman dan sejumlah negara Eropa barat naik lebih dari 160. Kini perhatian beralih ke pekerjaan panjang untuk membangun kembali komunitas yang hancur dalam hitungan menit.

Korban tewas di negara bagian Rhineland-Palatinate Jerman barat, rumah bagi daerah Ahrweiler yang terkena dampak parah, naik menjadi 98 jiwa. Sedangkan 43 orang lainnya dipastikan tewas di negara bagian Rhine-Westphalia Utara yang berdekatan. Pusat krisis nasional Belgia mengatakan jumlah kematian yang dikonfirmasi di negara itu naik menjadi 27 jiwa seperti dikutip dari AP, Minggu (18/7/2021).

Hujan deras berhari-hari mengubah sungai-sungai kecil dan jalan-jalan menjadi aliran deras minggu ini dan menyebabkan banjir besar yang menyapu mobil-mobil, melanda rumah-rumah dan menjebak penduduk.

Pasca banjir melanda pada hari Rabu dan Kamis, pihak berwenang Jerman membuat daftar orang hilang yang jumlahnya cukup besar. Namun itu sebagian besar tampaknya disebabkan oleh kesimpangsiuran informasi, berbagai kesulitan pelaporan dan komunikasi yang terkena dampak banjir di mana listrik dan layanan telepon putus di beberapa lokasi.

Pada hari Sabtu, pihak berwenang masih khawatir menemukan lebih banyak jasad korban, namun mengatakan jumlah yang tidak terhitung telah turun terus menerus tanpa memberikan angka yang spesifik. Di Belgia, 103 orang dinyatakan hilang pada Sabtu kemarin. Tetapi pusat krisis mengatakan ponsel yang hilang atau mati serta korban yang dibawa ke rumah sakit tanpa identitas yang tidak sempat menghubungi kerabatnya diyakini menjadi faktor tingginya dalam penghitungan itu.

Baca juga: Bencana Banjir Jerman: 92 Tewas, 1.300 Hilang

Sementara itu, air banjir yang surut memudahkan akses di sebagian besar wilayah yang terkena dampak dan mengungkapkan tingkat kerusakan.

“Banyak orang telah kehilangan semua yang mereka habiskan untuk membangun hidup mereka – harta benda mereka, rumah mereka, atap di atas kepala mereka,” kata Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier setelah bertemu dengan petugas penyelamat dan sejumlah pihak lainnya di kota Erftstadt.

"Hanya mungkin untuk menyelesaikan dalam beberapa minggu berapa banyak kerusakan yang perlu dikompensasikan," imbuhnya.

Steinmeier mengatakan bahwa orang-orang di daerah yang terkena bencana membutuhkan dukungan berkelanjutan.

“Banyak orang di sini di daerah ini tidak memiliki apa-apa selain harapan mereka, dan kita tidak boleh mengecewakan harapan ini,” ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Perusahaan Belgia Beri...
Perusahaan Belgia Beri Trump Cincin Emas dengan 321 Berlian usai Hapus Tarif
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Perang Semakin Sengit,...
Perang Semakin Sengit, Inggris Mulai Tarik Staf Kedubes dari Iran
Rekomendasi
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pakar: Bukan Berarti Perkara Selesai
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
10 Bencana Alam yang...
10 Bencana Alam yang Banyak Menelan Korban Jiwa pada 2023
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved