Jual Tes COVID-19 Palsu, Arab Saudi Ciduk Lebih dari 120 Orang

Sabtu, 17 Juli 2021 - 22:12 WIB
loading...
Jual Tes COVID-19 Palsu,...
Arab Saudi tangkap lebih dari 120 orang setelah menjual tes COVID-19 palsu dan sertifikat tes. Foto/Ilustrasi
A A A
RIYADH - Arab Saudi telah menangkap lebih dari 120 orang yang dicurigai memasok atau mendapatkan vaksinCOVID-19 palsu dan sertifikat tes.

Kantor berita Arab Saudi, SPA, melaporkan sembilan pejabat kementerian kesehatan termasuk di antara para terdakwa, yang semuanya mengaku bersalah.

Sekitar 60.000 penduduk Saudi dengan sertifikat vaksin akan menjalankan ibadah haji tahun ini, kedua kalinya dilakukan dnegan pembatasan secara besar-besaran karena pandemi.

Tersangka kasus pemalsuan sertifikat diduga menggunakan media sosial untuk mengiklankan layanan mereka.

"Ini termasuk mengubah status infeksi, status vaksinasi dan apakah satu atau dua dosis telah diberikan," SPA melaporkan seperti dikutip dari Al Arabiya, Sabtu (17/7/2021).

Baca juga: Arab Saudi Membuat Pakaian Ihram Nanofiber Perak untuk Jamaah Haji

Dua puluh satu orang – sembilan warga negara Arab Saudi dan 12 warga – dituduh bertindak sebagai perantara dalam penipuan tersebut.

Mereka yang dituduh menggunakan layanan gelap adalah 76 warga dan 16 warga.

Pihak berwenang Arab Saudi mengumumkan pada bulan Juli bahwa dua pejabat Kementerian Kesehatan termasuk di antara beberapa tersangka yang ditangkap dalam konspirasi serupa untuk mengubah data virus Corona secara ilegal.

Investigasi kriminal dimulai dalam kasus itu, tetapi jumlah tersangka belum diungkapkan.

Lebih dari 21 juta vaksin virus Corona memang telah diberikan di negara Teluk berpenduduk 34 juta orang itu, menurut data kementerian kesehatan yang diterbitkan pada hari Kamis.

Baca juga: Saudi Gelar Simposium Upaya Pastikan Keselamatan Jamaah Haji Saat Pandemi

Pada hari Rabu kementerian mengumumkan 1.226 kasus baru dan 14 kematian, sehingga jumlah total infeksi menjadi 504.960 dan jumlah kematian kumulatif menjadi 8.020.

Arab Saudi memberlakukan kebijakan bahwa hanya yang divaksinasi yang dapat memasuki gedung-gedung pemerintah, tempat pendidikan atau tempat hiburan atau menggunakan transportasi umum mulai Agustus.

Dan hanya pekerja yang divaksinasi baik di sektor publik maupun swasta yang diizinkan kembali ke tempat kerja.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
Arab Saudi Ungkap 1,7...
Arab Saudi Ungkap 1,7 Juta Jemaah Laksanakan Ibadah Haji Tahun Ini
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Terungkap! Pemimpin...
Terungkap! Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Ikut Susun Kesepakatan Damai dengan AS
Rekomendasi
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Menag: Insentif Guru...
Menag: Insentif Guru Madrasah Non-ASN Akan Cair Akhir Juni 2026
Tobat Jatuh Cinta Jadi...
Tobat Jatuh Cinta Jadi Sinetron Komedi Komunal Terbaru RCTI, Ini Cerita di Balik Produksinya
Berita Terkini
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Infografis
6 Orang Meninggal dalam...
6 Orang Meninggal dalam Sepekan, Covid-19 di Jakarta Terkendali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved