Lagi, Tes Kejut Kapal Induk Tercanggih AS Picu Gempa Bumi

Sabtu, 17 Juli 2021 - 21:11 WIB
loading...
A A A
Watch footage from #USSGeraldRFord 's first explosive event of Full Ship Shock Trials and find out! ???? #ThisIsFordClass #WeAreNavalAviation #Warship78 pic.twitter.com/2kbeEkF0g1

— USS Gerald R. Ford (CVN 78) (@Warship_78) June 20, 2021


Terlepas dari statusnya sebagai salah satu kapal perang paling canggih di Washington, kapal multi-miliar dolar – kapal perang paling mahal yang pernah dibuat – telah mengalami sejumlah masalah dan penundaan dalam masa pakainya yang singkat. Pada tahun 2019, lebih dari dua tahun setelah ditugaskan, sembilan elevator senjata kapal tidak beroperasi membuat awak tidak dapat memindahkan persenjataan ke dek. Sementara itu laporan Pentagon sebelumnya menemukan sejumlah sistem keandalan yang buruk atau tidak diketahui.

Bahkan dengan tes kejut yang sedang berlangsung, empat elevator senjata kapal masih tetap rusak, meskipun ada jaminan dari Laksamana Muda James Downey, pejabat eksekutif program Angkatan Laut untuk kapal induk, bahwa masalah tersebut akan diselesaikan pada bulan April.

Dengan elevator yang masih belum berfungsi pada Juni lalu, Ford terpaksa memulai tes sebagai kapal yang tidak lengkap, kehilangan kesempatan langka untuk menghadapi kondisi dunia nyata yang sepenuhnya utuh.

Seorang juru bicara Angkatan Laut mengatakan pada bulan Mei bahwa lift harus disertifikasi setelah uji kejut, tetapi tetap mencatat bahwa mereka akan dalam kondisi material yang sesuai untuk melakukan uji coba kejut kapal dalam kondisi aman sepenuhnya.

Baca juga: Siapkan Armada Hantu, Pentagon Uji Kapal Perang Canggih Tak Berawak

Selain masalah teknis dan pembengkakan biaya, proyek tersebut telah menghadapi kritik dari para pencinta lingkungan yang berpendapat bahwa ledakan itu akan membahayakan kehidupan laut meskipun Angkatan Laut AS menjamin bahwa efeknya akan minimal.

Sementara militer menyatakan bahwa tes akan dilakukan dalam jadwal yang sempit yang sesuai dengan persyaratan mitigasi lingkungan dan juga menugaskan tim khusus untuk mempelajari efek potensial pada satwa liar laut, beberapa aktivis mengatakan ukuran ledakan dapat menimbulkan kerusakan pada lingkungan, seperti yang dikatakan oleh Michael Jasny dari Dewan Pertahanan Sumber Daya Alam (NRDC).
Halaman :
Lihat Juga :
wa-channel
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Iran Murka Inggris Beri...
Iran Murka Inggris Beri Izin AS Gunakan Pangkalan Militer Serang Wilayahnya: Tanggung Akibatnya!
Rekomendasi
PWNU Jateng dan Konjen...
PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan, Gus Rozin Ikuti Jejak Gus Dur
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Terpopuler
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved