Filipina akan Larang Masuk Pendatang dari Indonesia

Rabu, 14 Juli 2021 - 18:54 WIB
loading...
Filipina akan Larang...
Filipina akan melarang pendatang dari Indonesia, untuk mencegah penyebaran varian Delta Covid-19 yang sangat menular.Foto/REUTERS
A A A
MANILA - Filipina akan melarang pendatang dari Indonesia . Langkah ini diambil Manila untuk mencegah penyebaran varian Delta Covid-19 yang sangat menular.

Juru bicara Kepresidenan Filipina, Harry Roque mengatakan, larangan ini bukan hanya berlaku kepada warga Indonesia, tapi juga kepada warga negara lain yang pergi ke Filipina dari Indonesia, atau pernah melakukan kunjungan ke Indonesia dalam waktu dekat.

"Larangan itu akan berlaku untuk semua orang yang datang dari Indonesia atau mereka yang memiliki riwayat perjalanan baru-baru ini ke negara itu dan akan diberlakukan mulai 16 hingga 31 Juli," ucapnya, seperti dilansir Reuters pada Rabu (14/6/2021).

"Tindakan ini dilakukan untuk mencegah penyebaran dan penularan lebih lanjut varian Covid-19 di masyarakat Filipina,” sambungnya. Baca juga: AS Pasang Badan Jika Filipina Diserang China di Laut China Selatan

Namun, Roque tidak menjelaskan apakah larangan ini juga berlaku kepada warga atau pemegang status kependudukan Filipina yang tinggal atau sedang melakukan kunjungan ke Indonesia.

Sebelum Filipina, sejumlah negara lain juga telah memberlakukan larangan masuk bagi pendatang dari Indonesia, atau mereka yang pernah melakukan kunjungan ke Indonesia dalam dua minggu.

Beberapa negara yang melarang masuk pendatang dari Indonesia antara lain Bahrain, Uni Emirat Arab (UEA), Singapura, dan Arab Saudi. Baca juga: Bahrain Larang Masuk Pelancong dari 16 Negara, Termasuk Indonesia

Untuk UEA dan Singapura, mereka bahkan melarang, baik WNI ataupun warga asing, untuk melakukan transit di negara mereka.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Bermusuhan dengan China,...
Bermusuhan dengan China, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Anggaran Militernya
Diburu ICC, Sekutu Duterte...
Diburu ICC, Sekutu Duterte Diperingatkan Tak Kabur dari Filipina
Berkonflik dengan Presiden...
Berkonflik dengan Presiden Marcos Jr, Wapres Sara Duterte Terancam Dimakzulkan
Para Pemimpin Asia Tenggara...
Para Pemimpin Asia Tenggara Bahas Cara Hadapi Dampak Perang Iran di KTT ASEAN
Menlu Ungkap Alasan...
Menlu Ungkap Alasan Prabowo Bawa Maung Garuda ke KTT ASEAN Filipina
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
PBB: Israel Sengaja...
PBB: Israel Sengaja Bunuh Anak-Anak Gaza
Rekomendasi
V+Short Hadirkan Microdrama...
V+Short Hadirkan Microdrama Full Throttle Family, Kisah Mantan Pembalap yang Kembali ke Dunia Lama
SNA Dorong Inovasi Ahli...
SNA Dorong Inovasi Ahli Gizi untuk Indonesia Sehat
Tantri Kotak Diduga...
Tantri Kotak Diduga Jadi Korban Penipuan Rp10 Miliar, Arda Naff Angkat Bicara
Berita Terkini
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved