Bertemu di Qatar, Delegasi Afghanistan dan Taliban Akan Gelar Pembicaraan Damai
Rabu, 14 Juli 2021 - 04:38 WIB
loading...
A
A
A
Sementara Taliban telah berusaha untuk menunjukkan gambar tentara yang menyerah secara damai, ada laporan pembunuhan dan kekejaman yang dilakukan.
Baca juga: Beredar Video Taliban Eksekusi 22 Pasukan Komando Afghanistan
Sementara itu mantan presiden Hamid Karzai, yang diharapkan menjadi salah satu delegasi Kabul untuk berpartisipasi dalam pembicaraan Doha, mengadakan konferensi pers di Ibu Kota Afghanistan, Kabul. Ia mengatakan perdamaian akan datang ke Afghanistan dan mendesak pemuda negara itu untuk tinggal di negara itu.
Karzai meminta pemerintah untuk memanfaatkan momen ini dan terus maju menuju perdamaian.
"Saya ingin meminta pemerintah Afghanistan untuk tidak melewatkan kesempatan untuk perdamaian, melakukan yang terbaik untuk membuat perdamaian dan menciptakan pemerintahan nasional melalui perdamaian," kata Karzai.
"Saya ingin mengatakan di kedua sisi bahwa Anda adalah pemilik tanah ini, duduk satu sama lain dan berdamai," imbuhnya seperti dikutip dari AP, Rabu (14/7/2021).
Dia mengungkapkan harapan bahwa suatu hari Afghanistan akan memiliki seorang wanita sebagai presiden.
Baca juga: Beredar Video Taliban Eksekusi 22 Pasukan Komando Afghanistan
Sementara itu mantan presiden Hamid Karzai, yang diharapkan menjadi salah satu delegasi Kabul untuk berpartisipasi dalam pembicaraan Doha, mengadakan konferensi pers di Ibu Kota Afghanistan, Kabul. Ia mengatakan perdamaian akan datang ke Afghanistan dan mendesak pemuda negara itu untuk tinggal di negara itu.
Karzai meminta pemerintah untuk memanfaatkan momen ini dan terus maju menuju perdamaian.
"Saya ingin meminta pemerintah Afghanistan untuk tidak melewatkan kesempatan untuk perdamaian, melakukan yang terbaik untuk membuat perdamaian dan menciptakan pemerintahan nasional melalui perdamaian," kata Karzai.
"Saya ingin mengatakan di kedua sisi bahwa Anda adalah pemilik tanah ini, duduk satu sama lain dan berdamai," imbuhnya seperti dikutip dari AP, Rabu (14/7/2021).
Dia mengungkapkan harapan bahwa suatu hari Afghanistan akan memiliki seorang wanita sebagai presiden.
Lihat Juga :