Kedutaan Besar Uni Emirat Arab di Israel akan Dibuka di Tel Aviv

Selasa, 13 Juli 2021 - 16:24 WIB
loading...
Kedutaan Besar Uni Emirat...
Mohamed Mahmoud Al-Khaja menjadi Duta Besar pertama UEA untuk Israel pada 14 Februari 2021. Foto/WAM Agency
A A A
ABU DHABI - Meskipun menghadapi badai kritik baru-baru ini, Uni Emirat Arab (UEA) tetap berlayar di sepanjang jalur normalisasi dengan Israel .

Sebagai bukti keseriusannya, UEA diperkirakan membuka Kedutaan Besarnya di Israel pada Rabu (14/7).

Lokasi Kedutaan Besar (Kedubes) UEA adalah gedung Bursa Efek Tel Aviv dan bukan Yerusalem.

Baca juga: Momen Langka, Erdogan Teleponan dengan Presiden Israel

Selama ini Yerusalem dianggap Israel sebagai ibu kotanya dan telah berkampanye dengan penuh semangat untuk mendapatkan pengakuan internasional atas kota tersebut.

Baca juga: Krisis Pangan dan Bahan Bakar Memburuk, Presiden Suriah Naikkan Gaji 50%

Namun, sebagian besar negara di dunia telah menolak klaim Israel tersebut.

Baca juga: Israel Ingin Hidup Normal dengan COVID-19 Meski Varian Delta Melanda

Upacara, yang diselenggarakan Duta Besar UEA untuk Israel, Mohammed Al Khaja, dilaporkan akan mencakup resepsi, pengibaran bendera, upacara pemotongan pita, dan tur VIP.

Presiden Israel, Isaac Herzog, akan hadir dalam pembukaan Kedubes UEA tersebut.

Israel membuka kedutaan besarnya di ibu kota UEA pada akhir Juni.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Israel Yair Lapid meresmikan kedutaan Israel di Abu Dhabi dan konsulat Israel di Dubai selama kunjungan dua hari.

Pembukaan Kedubes UEA di Tel Aviv terjadi ketika hubungan antara UEA dan Arab Saudi mulai memburuk selama beberapa pekan terakhir, sebagian karena pelukan erat Abu Dhabi terhadap Israel.

Arab Saudi pekan lalu mengumumkan amandemen aturan yang mengatur impor dari negara-negara Dewan Kerjasama Teluk (GCC), dalam apa yang dilihat sebagai upaya menantang status UEA sebagai pusat perdagangan dan bisnis di kawasan itu.

Perubahan aturan akan berarti bahwa barang-barang yang dibuat di zona bebas di dalam UEA atau dengan keterlibatan Israel akan terpengaruh secara negatif.

Apa yang disebut Kesepakatan Abraham, yang menguraikan rincian normalisasi hubungan antara Israel dan beberapa negara Arab, yang dinegosiasikan di era mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, juga menghadapi sejumlah kemunduran.

Dana Abraham, bagian dari komponen ekonomi Kesepakatan Abraham yang dibentuk untuk menyuntikkan lebih dari USD3 miliar ke pasar investasi pembangunan di sektor swasta untuk mempromosikan kerja sama ekonomi dan mendorong kemakmuran di Timur Tengah dan sekitarnya, dibekukan oleh pemerintahan Presiden AS Joe Biden.

Sebulan sebelumnya, penjualan jet dan drone F-35 AS ke UEA, dipertanyakan akibat hubungan dekat Abu Dhabi dengan China.

Padahal penjualan pesawat dan drone itu menjadi salah satu alasan utama mengapa UEA menormalkan hubungan dengan Israel tahun lalu.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Kesal! Trump: AS Bayar...
Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia
Rekomendasi
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Berita Terkini
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved