Momen Langka, Erdogan Teleponan dengan Presiden Israel
Selasa, 13 Juli 2021 - 13:02 WIB
loading...
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Foto/REUTERS
A
A
A
ANKARA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berbicara dengan presiden baru Israel , Isaac Herzog, melalui telepon pada hari Senin. Kantor Kepresidenan Turki mengonfirmasi pembicaraan telepon yang langka antara kedua negara yang hubungannya tegang tersebut.
"Selama panggilan [telepon] dengan Herzog, Erdogan menekankan pentingnya hubungan Turki-Israel untuk keamanan dan stabilitas di Timur Tengah," kata Kantor Kepresidenan Turki.
Baca juga: Seorang Miliarder Israel Didakwa Sekongkol dengan Agen Intelijen Iran
"Erdogan juga menggarisbawahi penekanan Turki untuk melanjutkan dialog meskipun ada perbedaan pendapat," lanjut kantor tersebut, seperti dikutip AFP, Selasa (13/7/2021).
Erdogan, sambung kantor itu, mengatakan kepada Herzog bahwa komunitas internasional mengharapkan solusi dua negara yang permanen dan komprehensif untuk konflik Palestina-Israel dalam kerangka resolusi PBB.
Namun Erdogan mengatakan ada potensi tinggi untuk kerjasama antara kedua negara di bidang termasuk energi, pariwisata, dan teknologi.
Erdogantelahmencitrakan diri sebagai pendukung vokal perjuangan Palestina selama 18 tahun pemerintahannya. Dia berbicara via telepon dengan Herzog setelah sebelumnya mengadakan pembicaraan Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas pada Sabtu pekan lalu.
"Selama panggilan [telepon] dengan Herzog, Erdogan menekankan pentingnya hubungan Turki-Israel untuk keamanan dan stabilitas di Timur Tengah," kata Kantor Kepresidenan Turki.
Baca juga: Seorang Miliarder Israel Didakwa Sekongkol dengan Agen Intelijen Iran
"Erdogan juga menggarisbawahi penekanan Turki untuk melanjutkan dialog meskipun ada perbedaan pendapat," lanjut kantor tersebut, seperti dikutip AFP, Selasa (13/7/2021).
Erdogan, sambung kantor itu, mengatakan kepada Herzog bahwa komunitas internasional mengharapkan solusi dua negara yang permanen dan komprehensif untuk konflik Palestina-Israel dalam kerangka resolusi PBB.
Namun Erdogan mengatakan ada potensi tinggi untuk kerjasama antara kedua negara di bidang termasuk energi, pariwisata, dan teknologi.
Erdogantelahmencitrakan diri sebagai pendukung vokal perjuangan Palestina selama 18 tahun pemerintahannya. Dia berbicara via telepon dengan Herzog setelah sebelumnya mengadakan pembicaraan Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas pada Sabtu pekan lalu.
Lihat Juga :