Fashionnya Dianggap Telanjang, Influencer Turki Dilarang Naik American Airlines

Selasa, 13 Juli 2021 - 11:19 WIB
loading...
A A A
"Saya seorang atlet, dan sekarang saya harus menunggu di sini sampai pagi," tulis dia.

"Saya suka memakai pakaian feminin yang mengungkapkan feminitas saya, tapi saya tidak pernah berpakaian dengan cara yang menyinggung siapa pun. Saya cukup dewasa dan beradab untuk mengetahui apa yang bisa dan tidak bisa saya kenakan," lanjut dia.

"Saya tidak pantas diperlakukan seperti orang terburuk di dunia karena memakai celana pendek denim. Apa yang membedakan kita dari hewan jika manusia tidak bisa mengendalikan bahkan impuls paling primitif sekalipun," imbuh dia.

Dalam kejadian itu, dia mengganti busananya dengan mengenakan t-shirt tetapi masih ditolak naik ke penerbangan yang dimaksud dan penerbangan lainnya. Setelah menunggu semalaman di bandara, dia akhirnya diizinkan naik penerbangan ketiga. Dia menyebutnya diskriminasi terhadap perempuan—persis yang jadi alasan dia pindah dari Turki ke AS.

“Itulah mengapa saya pindah ke Amerika Serikat. Saya harus bisa menjadi diri saya sendiri dan bebas sebagai seorang perempuan," katanya.

Pihak American Airlines telah mengonfirmasi kejadian itu.

"Pada 8 Juli, American Airlines menolak naik pesawat untuk pelanggan yang bepergian dari Dallas-Fort Worth ke Miami. Sebagaimana dinyatakan dalam ketentuan pengangkutan, semua pelanggan harus berpakaian dengan pantas dan pakaian yang menyinggung tidak diizinkan di dalam penerbangan kami," bunyi pernyataan maskapai Amerika tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Survei: Semakin Banyak...
Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran
Rekomendasi
Cerita Nurma, dari Belajar...
Cerita Nurma, dari Belajar di Perpustakaan hingga Malam Kini Bisa Kuliah Gratis di UGM
Desak Beri Kompensasi...
Desak Beri Kompensasi Akibat Mati Listrik Bergilir, DPR: Jangan Tiap Masalah Rakyat Diminta Sabar
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Berita Terkini
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Infografis
Jadwal MotoGP Mandalika...
Jadwal MotoGP Mandalika 2025, Mampukah Marc Marquez Naik Podium?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved