Lagi Asik Selfie, 16 Orang Tewas Disambar Petir di India

Selasa, 13 Juli 2021 - 01:01 WIB
loading...
Lagi Asik Selfie, 16...
Sambaran petir terlihat di atas Jaipur, India. Foto/nurphoto
A A A
JAIPUR - Satu sambaran petir menewaskan 16 orang dan melukai lebih banyak orang lainnya di Jaipur, India utara pada Minggu (11/7).

Para korban sedang asik mengambil foto selfie di saat hujan di atas menara pengawas di Benteng Amer abad ke-12. Lokasi itu memang telah jadi tujuan wisata yang populer.

Secara terpisah, puluhan orang juga tewas dalam sambaran petir di negara bagian Uttar Pradesh dan Madhya Pradesh.

Baca juga: China Usir Kapal Perang dari Perairan Paracel Laut China Selatan

Sambaran petir membunuh rata-rata 2.000 orang India setiap tahun, menurut data resmi.

Baca juga: Serangan Taliban Makin Gila-gilaan, Bandara Kabul Dipasang Sistem Rudal

Seorang perwira polisi senior mengatakan sebagian besar orang yang tewas di menara benteng itu masih muda.

Baca juga: Pasukan Khusus Afghanistan Bantah Klaim Taliban Soal Kuasai 85% Wilayah

Dua puluh tujuh orang berada di menara dan dinding benteng ketika sambaran petir itu terjadi dan beberapa orang dilaporkan melompat ke tanah.

“Pada Minggu saja, ada sembilan kematian lagi akibat sambaran petir yang dilaporkan di penjuru negara bagian Rajasthan, tempat Jaipur berada,” papar laporan media lokal.

Sebanyak 41 orang, kebanyakan wanita dan anak-anak, dilaporkan tewas di negara bagian Uttar Pradesh.

Korban terbanyak yakni 14 orang tercatat di kota Allahabad yang juga dikenal sebagai Prayagraj.

Dua pria, yang berlindung di bawah pohon, tewas di tempat setelah tersambar petir di kota Firozabad. Kematian yang lainnya terjadi di beberapa distrik di penjuru negara bagian tersebut.

Sebanyak tujuh orang tewas di Madhya Pradesh. Para pakar mengatakan jumlah korban yang banyak di kedua negara bagian itu karena sejumlah besar orang bekerja di luar ruangan di bidang pertanian dan konstruksi.

Kepala menteri Uttar Pradesh dan Rajasthan serta Perdana Menteri India Narendra Modi telah mengumumkan santunan untuk keluarga mereka yang meninggal akibat sambaran petir.

Musim muson India, yang disertai hujan lebat, biasanya berlangsung dari Juni hingga September.

Departemen Meteorologi India (IMD) mengatakan kematian akibat sambaran petir telah berlipat ganda di negara itu sejak 1960-an. IMD menyatakan salah satu alasannya adalah krisis iklim.

Data mengatakan insiden sambaran petir telah meningkat 30%-40% sejak awal hingga pertengahan 1990-an.

Pada 2018 negara bagian Andhra Pradesh di selatan mencatat 36.749 sambaran petir hanya dalam 13 jam. Lebih dari 100 orang tewas di dua negara bagian pada Juni tahun lalu dalam insiden terkait petir.

Para pejabat mengatakan sambaran petir lebih sering terjadi di daerah dengan tutupan pohon yang lebih tipis, membuat orang rentan untuk disambar.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Bersumpah Balas Dendam Pembunuhan Ali Khamenei
Korban Tewas Tembus...
Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan
Rekomendasi
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
Komjak Bakal Awasi Penanganan...
Komjak Bakal Awasi Penanganan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Kortas Tipidkor Sebut...
Kortas Tipidkor Sebut Bukti Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Segera Dilimpahkan ke Kejagung
Berita Terkini
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved