Senjata Rahasia China Ini Bisa Menorpedo Kapal Selam Musuh Tanpa Instruksi Manusia

Jum'at, 09 Juli 2021 - 07:42 WIB
loading...
A A A
Tes itu, yang dilakukan pada 2010, adalah upaya pertama China untuk mensimulasikan pelacakan dan penenggelaman kapal selam. "Dengan tidak adanya manusia sama sekali di lingkungan terbuka," tulis Liang dan rekan-rekanya.

Kapal selam tak berawak bisa membuat kesalahan, dan komunikasi mereka dengan komandan manusia bisa terganggu oleh musuh. Apakah seorang pembunuh robot harus dilepaskan untuk berburu dan membunuh manusia tetap menjadi pertanyaan etis.

Meskipun demikian, militer AS telah meminta Boeing untuk membangun empat Orca UUV ekstra besar, dan Rusia baru-baru ini mengerahkan kapal selam baru yang dapat meluncurkan drone bertenaga nuklir dengan daya tembak yang cukup untuk memusnahkan sejumlah kota.

Menurut Liang,Israel dan Singapura juga telah menguji atau menggunakan mesin serupa di lautan.

Proyek kapal selam tak berawak China dimulai pada awal 1990-an, jauh sebelum AI menjadi kata kunci.

Meskipun tidak ada catatan penggunaan mereka dalam pertempuran nyata, kapal selam tak berawak China telah berevolusi, menggabungkan peningkatan dalam teknologi sonar, AI, dan komunikasi untuk memungkinkan mereka mengoordinasikan gerakan mereka sebagai armada dan meluncurkan serangan pada target yang sama dari posisi yang berbeda secara bersamaan.

Menurut Liang, dengan catu daya generasi baru, mereka dapat bersembunyi dalam waktu lama untuk menyergap musuh.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Perang AS-Iran Memanas,...
Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
PWNU Jateng dan Konjen...
PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan, Gus Rozin Ikuti Jejak Gus Dur
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Infografis
Pentagon: China Bisa...
Pentagon: China Bisa Hancurkan Semua Kapal Induk AS dalam 20 Menit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved