Polisi Haiti Buru Dalang Pembunuhan Presiden Jovenel Moise
Jum'at, 09 Juli 2021 - 05:34 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Penembak Mati Presiden Haiti Mirip Agen DEA, Ini Reaksi AS
Para pejabat di Haiti yang sebagian besar berbahasa Prancis dan Kreol mengatakan pada hari Rabu bahwa para pembunuh tampaknya berbicara dalam bahasa Inggris dan Spanyol.
Keadaan darurat 15 hari diumumkan pada hari Rabu untuk membantu pihak berwenang menangkap para pembunuh. Tetapi Perdana Menteri sementara Claude Joseph mengatakan pada hari Kamis sudah waktunya bagi ekonomi untuk dibuka kembali dan mengatakan dia telah memberikan instruksi kepada bandara untuk memulai kembali operasi.
Para pejabat belum memberikan motif pembunuhan itu sejauh ini. Sejak ia menjabat pada tahun 2017, Moise telah menghadapi aksi protes massal terhadap pemerintahannya – pertama atas tuduhan korupsi dan pengelolaan ekonominya, kemudian atas cengkeramannya yang meningkat pada kekuasaan.
Para pejabat di Haiti yang sebagian besar berbahasa Prancis dan Kreol mengatakan pada hari Rabu bahwa para pembunuh tampaknya berbicara dalam bahasa Inggris dan Spanyol.
Keadaan darurat 15 hari diumumkan pada hari Rabu untuk membantu pihak berwenang menangkap para pembunuh. Tetapi Perdana Menteri sementara Claude Joseph mengatakan pada hari Kamis sudah waktunya bagi ekonomi untuk dibuka kembali dan mengatakan dia telah memberikan instruksi kepada bandara untuk memulai kembali operasi.
Para pejabat belum memberikan motif pembunuhan itu sejauh ini. Sejak ia menjabat pada tahun 2017, Moise telah menghadapi aksi protes massal terhadap pemerintahannya – pertama atas tuduhan korupsi dan pengelolaan ekonominya, kemudian atas cengkeramannya yang meningkat pada kekuasaan.
(ian)
Lihat Juga :