Penembak Mati Presiden Haiti Mirip Agen DEA, Ini Reaksi AS

Kamis, 08 Juli 2021 - 07:13 WIB
loading...
Penembak Mati Presiden...
Presiden Haiti Jovenel Moise ditembak mati sekelompok pria bersenjata di rumahnya pada Rabu pagi. Para penyerang beraksi seperti agen DEA Amerika Serikat. Foto/REUTERS
A A A
PORT-AU-PRINCE - Presiden Haiti Jovenel Moise ditembak mati di rumahnya oleh sekelompok pria bersenjata yang beraksi mirip agen-agen Drug and Enforcement Administration (DEA) Amerika Serikat. Washington mengatakan dugaan bahwa agen-agen DEA sebagai pelaku pembunuhan adalah salah.

Serangan mematikan itu terjadi pada Rabu pagi waktu setempat. Istri presiden ikut terluka.

Baca juga: Sekelompok Orang Serang dan Bunuh Presiden Haiti

Darurat militer telah diumumkan dan perbatasan negara itu, termasuk bandara internasional, telah ditutup.

Perdana Menteri (PM) sementara Haiti, Claude Joseph, mendesak penduduk negara Karibia yang sangat miskin itu untuk tetap tenang. Dia menyatakan negara itu dalam "keadaan pengepungan" dan dia sekarang bertanggung jawab atas negara itu.

Dia minta rakyat percaya pada polisi dan tentara akan memastikan ketertiban umum.

"Presiden dibunuh di rumahnya oleh orang asing yang berbicara bahasa Inggris dan Spanyol," kata Joseph seperti dikutip CNN, Kamis (8/7/2021).

Dia mengatakan video yang diambil dari tempat kejadian menunjukkan para penyerang menampilkan diri mereka sebagai agen DEA.

"Saya yakin mereka adalah agen DEA palsu," katanya kepada wartawan.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price mengatakan dugaan bahwa kelompok penyerang itu adalah agen DEA "benar-benar salah".

Baca juga: Pemimpin Dunia Terkejut dan Mengutuk Pembunuhan Brutal Presiden Haiti

Joseph menggambarkan para penyerang sebagai kelompok yang sangat terlatih dan bersenjata lengkap.

Ibu Negara Haiti Martine Moise terluka dalam serangan itu dan akan dipindahkan ke rumah sakit di Miami untuk perawatan.

Moise telah memerintah Haiti, negara termiskin di Amerika, melalui dekrit, setelah pemilihan legislatif yang dijadwalkan pada 2018 ditunda karena perselisihan, termasuk ketika masa jabatannya sendiri berakhir.

Selain krisis politik, penculikan untuk tebusan telah melonjak dalam beberapa bulan terakhir, yang mencerminkan meningkatnya pengaruh geng-geng bersenjata di negara Karibia.

Haiti juga menghadapi kemiskinan kronis dan bencana alam yang berulang.

Presiden menghadapi tentangan tajam dari sebagian besar penduduk yang menganggap mandatnya tidak sah.

Selain pemilihan presiden, legislatif dan pemimpin lokal, Haiti akan mengadakan referendum konstitusional pada September setelah dua kali ditunda karena pandemi virus corona.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Quick Marriage with...
Quick Marriage with Twins: A Dazzling Mom's Tale di V+Short, Kisah Ibu Tangguh yang Menemukan Cinta Lamanya
Doa Anak Yatim Diyakini...
Doa Anak Yatim Diyakini Mustajab, Benarkah?
Roy Suryo usai Penangguhan...
Roy Suryo usai Penangguhan Penahanan Dikabulkan: Ini Kemenangan Rakyat Indonesia
Berita Terkini
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved