Jenderal Afghanistan: Pasukan AS Tinggalkan Bagram Tanpa Pesan

Selasa, 06 Juli 2021 - 17:58 WIB
loading...
A A A
Pada puncaknya, pangkalan Bagram adalah rumah bagi puluhan ribu tentara. Daerah itu menggelembung dari pangkalan udara Afghanistan ke kota mini dengan kolam renang, bioskop, spa, dan gerai makanan cepat saji impor Burger King dan Pizza Hut.

Pangkalan telah berpindah tangan selama bertahun-tahun. Pangkalan ini pertama kali dibangun oleh Amerika, untuk Afghanistan, pada 1950-an, sebelum jatuh ke dalam kendali Soviet ketika Tentara Merah menyerbu pada 1979.

Pangkalan itu kemudian diduduki oleh pemerintah Afghanistan yang didukung Moskow dan kemudian pemerintahan mujahidin, sebelum akhirnya berakhir di tangan Taliban ketika kelompok itu meraih kekuasaan pada pertengahan 1990-an.

Ketika AS menginvasi pada tahun 2001, ia menggulingkan Taliban dan mengambil kendali pangkalan udara, mengubahnya menjadi kompleks yang luas dari mana ia berperang melawan kelompok itu.

Taliban saat ini membuat kemajuan yang pesat seiring penarikan pasukan AS dan sekutunya. Kelompok ini mengklaim telah mengambil lebih dari 10 distrik baru dalam 24 jam terakhir. Terlepas dari pergerakan di lapangan, pembicaraan damai yang terhenti diperbarui pekan lalu antara perwakilan Taliban dan pemerintah Afghanistan di Doha, ibu kota Qatar.

Juru bicara Taliban, Zabiullah Mujahid, mengatakan kepada BBC bahwa mereka akan menyampaikan rencana kepada tim negosiasi atas nama pemerintah Afghanistan dan kedua belah pihak akan membahasnya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Ngeri! Macan Tutul Masuk...
Ngeri! Macan Tutul Masuk Toko Miras, Serang Pegawai lalu Acak-Acak Minuman
Rekomendasi
Dokter Tifa Klaim Simpan...
Dokter Tifa Klaim Simpan Bukti Kejanggalan Ijazah Jokowi Meski Eksepsinya Diterima
Supercar Lamborghini...
Supercar Lamborghini Revuelto Impavido Terinspirasi dari Samurai
PSHKP Resmi Diluncurkan,...
PSHKP Resmi Diluncurkan, Siap Perkuat Tata Kelola Hukum dan Keuangan Publik
Berita Terkini
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved