Bentrok Pecah di Tepi Barat, 87 Warga Palestina Terluka Diserang Pasukan Israel

Sabtu, 03 Juli 2021 - 18:31 WIB
loading...
Bentrok Pecah di Tepi...
Pasukan Israel dikerahkan untuk menyerang demonstran Palestina di distrik Nablus, Beita, Tepi Barat pada 2 Juli 2021. Foto/anadolu
A A A
TEPI BARAT - Sebanyak 87 warga Palestina terluka pada Jumat ketika gas air mata ditembakkan ke arah pengunjuk rasa oleh pasukan Israel di Tepi Barat.

Warga Palestina berunjuk rasa menentang permukiman ilegal Yahudi di berbagai bagian Tepi Barat, terutama di Beita, Nablus dan desa Beit Dajan.

Pasukan Israel turun tangan dan menggunakan gas air mata serta peluru tajam dan peluru karet untuk melawan demonstran. Warga Palestina membalas dengan hanya melempari batu.

Baca juga: Gerakan Islam Cabang Utara Bangkit, Israel Ketakutan

Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan tiga orang terluka oleh peluru tajam dan 84 orang akibat peluru karet.

Baca juga: Beri Jalan Kehadiran Militer, Pemukim Israel Tinggalkan Tepi Barat

Satu tabung gas air mata Israel mengenai kaca depan ambulans Palestina dan seorang petugas kesehatan di dalamnya terluka oleh pecahan kaca.

Baca juga: Israel Operasikan Skuadron Jet Tempur Siluman F-35 Ketiga, Canggih dan Eksklusif

Dua pekerja kesehatan sukarelawan Palestina terluka akibat peluru karet Israel.

Perkiraan Israel dan Palestina menunjukkan ada sekitar 650.000 pemukim Yahudi di permukiman Tepi Barat, termasuk Yerusalem. Mereka tinggal di 164 permukiman dan 116 pos terdepan.

Sesuai hukum internasional, semua permukiman Yahudi di wilayah pendudukan dianggap ilegal.

Polisi Israel mulai mengizinkan serangan pemukim pada 2003, meskipun ada kecaman berulang dari Departemen Wakaf Islam di Yerusalem.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Fasilitas Gas Qatar, Korban Berjatuhan
Rekomendasi
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
Kasus Wanita Disekap...
Kasus Wanita Disekap 3 Tahun di Bandung, Uya Kuya Desak Polisi Tangkap Pelaku
Gunduli Irak, Prancis...
Gunduli Irak, Prancis Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved