Iran: Pembunuhan Jenderal Soleimani oleh AS Adalah Terorisme Negara!
Sabtu, 03 Juli 2021 - 02:39 WIB
loading...
Para warga Iran membawa poster bergambar Jenderal Qasem Soleimani, komandan Pasukan Quds IRGC Iran yang dibunuh AS dengan serangan drone di Baghdad. Foto/REUTERS
A
A
A
JENEWA - Pemerintah Iran menegaskan pembunuhan Jenderal Qasem Soleimani oleh Amerika Serikat (AS) adalah contoh jelas dari tindakan "terorisme negara". Melalui duta besarnya untuk PBB di Jenewa, Teheran mengulangi seruannya untuk penegakan keadilan bagi jenderalnya tersebut.
Duta Besar Iran untuk PBB Esmaeil Baghaei Hamaneh memperingatkan PBB agar tidak meremehkan kekejaman tersebut. Pernyataannya disampaikan dalam pidato di sesi ke-47 Dewan Hak Asasi Manusia PBB hari Kamis waktu Jenewa.
Baca juga: Mantan Menteri Intelijen Iran: Mossad Sudah Menembus Rezim Teheran
Dia menyinggung sebuah laporan tahun lalu oleh Agnes Callamard, pelapor khusus PBB tentang eksekusi di luar hukum atau sewenang-wenang, bahwa pembunuhan terhadap Soleimani cukup untuk menggambarkannya sebagai "pembunuhan sewenang-wenang."
Diplomat Iran tak puas dengan kesimpulan itu karena terkesan meremehkan kejahatan teroris dan gagal menggambarkan besarnya "pembunuhan yang tidak adil, ilegal, dan biadab."
Deskripsi Callamard, katanya, seharusnya tidak mengarah pada meremehkan gravitasi tindakan terorisme negara oleh AS.
Duta Besar Iran untuk PBB Esmaeil Baghaei Hamaneh memperingatkan PBB agar tidak meremehkan kekejaman tersebut. Pernyataannya disampaikan dalam pidato di sesi ke-47 Dewan Hak Asasi Manusia PBB hari Kamis waktu Jenewa.
Baca juga: Mantan Menteri Intelijen Iran: Mossad Sudah Menembus Rezim Teheran
Dia menyinggung sebuah laporan tahun lalu oleh Agnes Callamard, pelapor khusus PBB tentang eksekusi di luar hukum atau sewenang-wenang, bahwa pembunuhan terhadap Soleimani cukup untuk menggambarkannya sebagai "pembunuhan sewenang-wenang."
Diplomat Iran tak puas dengan kesimpulan itu karena terkesan meremehkan kejahatan teroris dan gagal menggambarkan besarnya "pembunuhan yang tidak adil, ilegal, dan biadab."
Deskripsi Callamard, katanya, seharusnya tidak mengarah pada meremehkan gravitasi tindakan terorisme negara oleh AS.
Lihat Juga :