Diancam Ditundukkan Xi Jinping, Taiwan Sebut Partai Komunis China Diktator

Sabtu, 03 Juli 2021 - 01:10 WIB
loading...
A A A
Dewan Urusan Daratan Taiwan mengecam PKC dalam sebuah pernyataan setelah pidato Xi Jinping. PKC, kata Dewan, mencapai pembangunan ekonomi di China, tetapi partai itu telah menekan demokrasi, melanggar hak asasi manusia dan tumbuh lebih diktator di dalam negeri.

“Demokrasi, kebebasan, hak asasi manusia, dan supremasi hukum adalah prinsip inti masyarakat Taiwan—perbedaan kelembagaan utama dari sisi lain selat itu,” bunyi pernyataan Dewan Urusan Daratan Taiwan dalam bahasa Mandarin yang diterjemahkan oleh CNBC, Jumat (2/7/2021).

Dewan itu mengatakan pemerintah Taiwan tetap bertekad untuk mempertahankan kedaulatan dan demokrasi pulau itu. Dia menambahkan bahwa orang-orang Taiwan telah lama menolak "prinsip satu China" dan mendesak Beijing untuk meninggalkan intimidasi militer yang diarahkan ke pulau itu.

“Prinsip satu China” mengacu pada konsep bahwa hanya ada satu pemerintah pusat China—yang berada di bawah Partai Komunis di Beijing.

Baca juga: 100 Tahun PKC, Xi Jinping Peringatkan Jangan Usik China
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Berita Terkini
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Infografis
China Kerahkan Jet Tempur...
China Kerahkan Jet Tempur dan Kapal Militer untuk Kepung Taiwan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved