Kotanya Pernah Terlibat Perdagangan Budak, Walikota Amsterdam Minta Maaf
Jum'at, 02 Juli 2021 - 22:01 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: AS dan Inggris Bongkar Metode Peretasan oleh Mata-mata Rusia
Namun Numan Yilmaz, perwakilan Turki-Belanda dari DENK di dewan, mencatat pemerintah Belanda tidak ingin secara resmi mengakui peran negara itu dalam perdagangan budak.
Baca juga: Model Yaman yang Diculik Houthi Mencoba Bunuh Diri di Penjara
Menggarisbawahi bahwa perbudakan memainkan peran penting dalam tingkat kemakmuran Belanda saat ini, Yilmaz mengatakan pemerintah menghindari permintaan maaf resmi agar tidak membayar kompensasi.
Pada 2020, dua dari empat partai koalisi, D66 dan Christen Unie, mendesak pemerintah mengambil sikap, tetapi Perdana Menteri saat itu Mark Rutte mengatakan permintaan maaf resmi berisiko meningkatkan polarisasi.
Namun Numan Yilmaz, perwakilan Turki-Belanda dari DENK di dewan, mencatat pemerintah Belanda tidak ingin secara resmi mengakui peran negara itu dalam perdagangan budak.
Baca juga: Model Yaman yang Diculik Houthi Mencoba Bunuh Diri di Penjara
Menggarisbawahi bahwa perbudakan memainkan peran penting dalam tingkat kemakmuran Belanda saat ini, Yilmaz mengatakan pemerintah menghindari permintaan maaf resmi agar tidak membayar kompensasi.
Pada 2020, dua dari empat partai koalisi, D66 dan Christen Unie, mendesak pemerintah mengambil sikap, tetapi Perdana Menteri saat itu Mark Rutte mengatakan permintaan maaf resmi berisiko meningkatkan polarisasi.
(sya)
Lihat Juga :