Gelombang Panas di AS Memakan Korban Jiwa dan Picu Blackout

Rabu, 30 Juni 2021 - 10:46 WIB
loading...
A A A
Para pejabat di Bremerton, Washington, mengatakan panas mungkin telah menyebabkan empat kematian di kota Puget Sound itu. Tetapi Vince Hlavaty, petugas medis Bremerton, mengatakan kepada Kitsap Sun bahwa petugas pemadam kebakaran tidak dapat mengatakan secara pasti apakah panas adalah penyebab kematian.

Di Bend, Oregon, pihak berwenang mengatakan kematian dua orang tunawisma dalam cuaca panas yang ekstrem mungkin terkait dengan cuaca.

Presiden AS Joe Biden, selama pidato infrastruktur di Wisconsin, memberikan perhatian terhadap Northwest ketika dia berbicara tentang perlunya bersiap untuk cuaca ekstrem.

“Adakah yang pernah percaya Anda akan menyalakan berita dan melihatnya 116 derajat di Portland Oregon? 116 derajat,” kata Biden, menyentil mereka yang meragukan realitas perubahan iklim.

"Tapi jangan khawatir, tidak ada pemanasan global karena itu hanya isapan jempol dari imajinasi kita," sindirnya.

Gelombang panas ini disebabkan oleh apa yang oleh para ahli meteorologi digambarkan sebagai kubah bertekanan tinggi di Barat Laut dan diperparah oleh perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia, yang membuat peristiwa cuaca ekstrem seperti itu lebih mungkin terjadi dan lebih ekstrem.

Baca juga: Diterjang Hawa Panas, Kanada Catatkan Suhu Tertinggi Dalam Sejarah
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
Juergen Klopp Selangkah...
Juergen Klopp Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Jerman
Video Baru Bongkar Insiden...
Video Baru Bongkar Insiden Final Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Diduga Pukul Gavi
Berita Terkini
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved