NATO Gelar Latihan Angkatan Laut Terbesar di Laut Hitam

Rabu, 30 Juni 2021 - 09:51 WIB
loading...
A A A
"Kami melanjutkan dari fakta bahwa itu harus dihormati, tetapi pertanyaannya tidak bisa tidak muncul, bagaimana, katakanlah, rotasi permanen berbeda dari kehadiran permanen,” imbuhnya.

Dengan semua pesawat NATO di daerah itu, Armada Laut Hitam Rusia merasa cocok untuk menguji sistem pertahanan udara S-400 Triumf, baterai rudal permukaan-ke-udara yang telah berfungsi sebagai pencegah efektif untuk pesawat Barat di Suriah. Kementerian Pertahanan Rusia juga mengatakan sedang mengawasi dengan cermat aktivitas peserta Sea Breeze sebelum, selama, dan setelah latihan.

Baca juga: Rusia 'Pantau' Latihan Militer di Laut Hitam setelah Bentrok dengan Inggris

Latihan juga dilakukan seiring upaya keras Ukraina bergabung dengan NATO. Meskipun Ukraina telah berusaha untuk bergabung dengan aliansi NATO yang dipimpin AS sejak 1990-an, pemerintahan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy telah meningkatkan kampanye, mengklaim aksesi ke NATO adalah satu-satunya cara untuk menyelesaikan konflik di lembah Sungai Donets dan mendesak negara-negara NATO untuk melindungi Ukraina dari Rusia.

Washington dan Brussel telah memberi isyarat bahwa suatu hari Kiev dapat bergabung jika mereka cukup mereformasi sistem politik dan masyarakat sipilnya menjadi lebih demokratis.

Awal tahun ini, pemerintah Zelenskyy menyetujui rencana untuk merebut kembali Crimea, di mana Tatar Crimea dan mayoritas berbahasa Rusia memilih untuk memisahkan diri dari Ukraina dan bergabung kembali dengan Rusia pada tahun 2014 setelah pemerintah nasionalis sayap kanan baru di Kiev yang naik ke tampuk pimpinan menyerang kelompok minoritas berbahasa Rusia yang besar di negara itu. Tindakan yang sama memicu krisis di Donbas yang berbahasa Rusia, di mana beberapa "republik rakyat" yang memisahkan diri memberontak dari kendali Kiev dan mempertahankan kemerdekaan mereka sejak saat itu.

Tidak ada negara Barat yang mengakui legitimasi demokrasi referendum Crimea atau otonomi republik Donbas, mengklaim keduanya direkayasa oleh Rusia. NATO telah menggunakan pemberontakan untuk lebih agresif mendorong anggotanya ke wilayah timur, menempatkan ribuan tentara di perbatasan Rusia.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Trump Tuduh China Akses...
Trump Tuduh China Akses Ilegal Data Pemilih AS
500 Lebih Pengungsi...
500 Lebih Pengungsi Rohingya Dikhawatirkan Tewas akibat Kapal Tenggelam
Rekomendasi
Secret Service hingga...
Secret Service hingga FBI Dilibatkan Uji Keaslian Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
Penguatan IHSG Tak Terbendung...
Penguatan IHSG Tak Terbendung Sentuh 6.175, Diwarnai Lompatan 363 Saham
Don Ritto Pakai Rompi...
Don Ritto Pakai Rompi Pink, Resmi Jadi Tahanan Kejaksaan Agung
Berita Terkini
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Infografis
10 Kementerian/Lembaga...
10 Kementerian/Lembaga dengan Anggaran Terbesar di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved