Mengenal Fahd bin Turki Al Saud, Pangeran Saudi yang Coba Kudeta Raja Salman

Selasa, 29 Juni 2021 - 18:05 WIB
loading...
Mengenal Fahd bin Turki...
Nama Pangeran Fahd bin Turki Al Saud mendadak mencuat setelah dia dilaporkan dijatuhi hukuman mati, karena diduga merencakan kudeta terhadap Raja Salman. Foto/Ist
A A A
RIYADH - Nama Pangeran Fahd bin Turki Al Saud mendadak mencuat setelah dia dilaporkan dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan militer Arab Saudi . Dia dituduh melakukan pengkhianatan dengan mencoba mengkudeta Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS).

Vonis mati itu diungkap salah satu kerabatnya yang berbicara dengan syarat anonim kepada Institute for Gulf Affairs (IGA) yang berbasis di Washington, DC. Tak diketahui kapan vonis mati dijatuhkan, namun laporan IGA diterbitkan 27 Juni 2021.

Namun, siapakah sebenarnya Pangeran Fahd. Melansir dari berbagai sumber Pangeran Fahd lahir pada Agustus 1959 dan dia adalah putra Pangeran Turki II bin Abdulaziz Al Saud dan Noura binti Abdullah bin Abdul Rahman.

Dia menyelesaikan Sekolah Artileri Lapangan Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) pada tahun 1984. Ia juga memiliki gelar master dalam administrasi bisnis internasional dari Universitas Internasional AS. Baca juga: Coba Kudeta Raja Salman, Pangeran Arab Saudi Dihukum Mati

Keponakan Raja Salman itu bergabung dengan militer Saudi pada tahun 1983. Dia pertama memimpin pasukan terjun payung dan kemudian pasukan khusus. Ia kemudian ia menjadi wakil komandan pasukan darat dan memimpin operasi khusus gabungan, termasuk Badai Penentu dan Pemulihan Harapan.

Pangeran Fahd lalu diangkat sebagai komandan pasukan gabungan koalisi pimpinan Saudi pada Februari 2018. Dia adalah komandan Angkatan Darat Saudi sejak April 2017.

Pada 31 Agustus 2020, dia dicopot sebagai Komandan Pasukan Koalisi Gabungan di Yaman dan digantikan oleh Mutlaq bin Salim Al Azaima. Baca juga: AS Tarik Sistem Rudal Patriot dari Arab Saudi, Riyadh Tunjukkan Kekuatannya

Pangeran Fahd secara paksa pensiun setelah pemecatannya. Alasan pemecatan Pangeran Fahd adalah tuduhan korupsi dalam transaksi di Kementerian Pertahanan.

Istri Pangeran Fahd adalah Putri Abeer binti Abdullah. Dia adalah putri almarhum Raja Abdullah, yang telah diasingkan di Skotlandia sebelum penangkapan suami dan putranya tahun lalu.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
PP 20 Tahun 2026: Langkah...
PP 20 Tahun 2026: Langkah Besar Menuju Keadilan Pajak bagi UMKM Orang Pribadi
Bukan Messi atau Ronaldo,...
Bukan Messi atau Ronaldo, Hanya Kylian Mbappe yang Kenakan Lencana Istimewa di Piala Dunia 2026
Didier Deschamps Absen...
Didier Deschamps Absen Dampingi Prancis di Piala Dunia 2026 usai Ibunda Meninggal Dunia
Berita Terkini
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Infografis
Di Era Mohammed bin...
Di Era Mohammed bin Salman, Warga Arab Saudi Rayakan Halloween
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved