Rusia Tempatkan Sistem Senjata Hipersonik dalam Siaga Tempur
Selasa, 29 Juni 2021 - 06:01 WIB
loading...
Salah satu rudal hipersonik buatan Rusia yang dalam kondisi siaga tempur. Foto/behorizon
A
A
A
MOSKOW - Sistem senjata unik baru akan segera digunakan untuk tugas tempur di Rusia . Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkapkan hal itu pada pertemuan dengan alumnus universitas militer di Kremlin.
“Senjata hipersonik, sistem Avangard dan Kinzhal telah bertugas tempur. Berikutnya adalah persenjataan unik lainnya yang mencakup rudal balistik antarbenua Sarmat, rudal hipersonik kapal Tsirkon, sistem rudal permukaan-ke-udara S-500 'Prometei' dan sistem rudal hipersonik lainnya," ungkap pemimpin Rusia itu.
Menurut Putin, Rusia sudah mengerjakan program persenjataan negara baru dengan cakrawala perencanaan hingga 2034, dengan mempertimbangkan inovasi terobosan oleh lembaga penelitian dan biro desain terkemuka negara itu.
Baca juga: Rusia Menentang Tatanan Dunia Barat yang 'Tercemar secara Ideologis'
“Implementasinya akan difokuskan untuk lebih memperkuat potensi pertahanan negara. Dan, tentu saja, Anda akan mengoperasikan perangkat keras ini,” ujar pemimpin Rusia itu kepada para lulusan universitas militer Rusia.
Baca juga: 631 Warga Palestina Disiksa Hingga Tewas oleh Rezim Assad Suriah
“Persyaratan tertinggi juga ditetapkan untuk lulusan lembaga pendidikan lembaga penegak hukum dan layanan khusus,” ujar Putin.
“Senjata hipersonik, sistem Avangard dan Kinzhal telah bertugas tempur. Berikutnya adalah persenjataan unik lainnya yang mencakup rudal balistik antarbenua Sarmat, rudal hipersonik kapal Tsirkon, sistem rudal permukaan-ke-udara S-500 'Prometei' dan sistem rudal hipersonik lainnya," ungkap pemimpin Rusia itu.
Menurut Putin, Rusia sudah mengerjakan program persenjataan negara baru dengan cakrawala perencanaan hingga 2034, dengan mempertimbangkan inovasi terobosan oleh lembaga penelitian dan biro desain terkemuka negara itu.
Baca juga: Rusia Menentang Tatanan Dunia Barat yang 'Tercemar secara Ideologis'
“Implementasinya akan difokuskan untuk lebih memperkuat potensi pertahanan negara. Dan, tentu saja, Anda akan mengoperasikan perangkat keras ini,” ujar pemimpin Rusia itu kepada para lulusan universitas militer Rusia.
Baca juga: 631 Warga Palestina Disiksa Hingga Tewas oleh Rezim Assad Suriah
“Persyaratan tertinggi juga ditetapkan untuk lulusan lembaga pendidikan lembaga penegak hukum dan layanan khusus,” ujar Putin.
Lihat Juga :