Bikin Heboh, Afrika Selatan Ingin Legalkan Wanita Bersuami Lebih dari Satu

Senin, 28 Juni 2021 - 09:02 WIB
loading...
A A A
Dalam poliandri, wanita sering memulai hubungan, dan mengundang suami untuk bergabung dengan serikatnya. Beberapa membayar mahar, yang lain memilih untuk berkontribusi pada mata pencahariannya. Wanita memiliki kekuatan untuk menghapus ikatan salah satu suaminya jika dia yakin suami tersebut mengacaukan hubungan lainnya.

Profesor Machoko mengatakan cinta adalah alasan utama para pria yang dia wawancarai mengatakan bahwa mereka telah setuju untuk menjadi suami-suami bagi istri mereka. Mereka tidak ingin mengambil risiko kehilangan istri mereka.

Beberapa pria juga menyebutkan fakta bahwa mereka tidak memuaskan istri mereka secara seksual, menyetujui saran rekan suami untuk menghindari perceraian atau perselingkuhan.

Alasan lain adalah ketidaksuburan—beberapa pria menyetujui istri mengambil suami lain sehingga dia bisa punya anak. Dengan cara ini, para pria "menyelamatkan muka" di depan umum dan terhindar dari stigma sebagai "diperkosa".

Profesor Machoko mengatakan dia tidak mengetahui pernikahan poliandri di Afrika Selatan. Namun demikian, para aktivis hak-hak gender telah meminta pemerintah untuk melegalkan serikat semacam itu demi kesetaraan dan pilihan, karena undang-undang saat ini mengizinkan seorang pria untuk mengambil lebih dari satu istri.

Proposal pemerintah Afrika Selatan telah dimasukkan dalam sebuah dokumen—yang secara resmi dikenal sebagai Green Paper.

“Penting untuk diingat bahwa Green Paper ini dibuat untuk menegakkan hak asasi manusia dan kita tidak boleh mengabaikannya,” kata Charlene May, seorang advokat di Women's Legal Centre, sebuah firma hukum yang memperjuangkan hak-hak perempuan.

"Kita tidak bisa menolak reformasi hukum karena menantang pandangan patriarki tertentu dalam masyarakat kita."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kedubes Iran di Afrika...
Kedubes Iran di Afrika Selatan Ejek Trump Terkait Rilis Dokumen Rahasia UFO
Buaya 4,5 Meter Ini...
Buaya 4,5 Meter Ini Dievakuasi dengan Helikopter, Ada Tubuh Manusia di Dalam Perutnya
Wabah Hantavirus Serang...
Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar di Atlantik, 3 Orang Tewas
Wanita dengan 2 Suami...
Wanita dengan 2 Suami Melahirkan Bayi, Siapa yang Jadi Ayah Biologis?
Afrika Selatan Usir...
Afrika Selatan Usir Diplomat Israel, Harus Pergi dalam 72 Jam
Bingung Jalani Hidup...
Bingung Jalani Hidup dengan 2 Istri yang Dirahasiakan, Pria Ini Palsukan Kematiannya
Insanul Fahmi Hentikan...
Insanul Fahmi Hentikan Rencana Poligami, Fokus Perbaiki Rumah Tangga dengan Istri
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Nah, Trump Tiba-Tiba...
Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik
Rekomendasi
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Polda Metro: Barang...
Polda Metro: Barang Bukti Kasus Roy Suryo Sudah Diuji Lab oleh Lembaga Tersertifikasi
Navigasi Kompleksitas...
Navigasi Kompleksitas Bisnis 2026, Grab For Business Dorong Pelaku Usaha Scale Smarter dan Execute Faster
Berita Terkini
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Infografis
Trump: Kebakaran Los...
Trump: Kebakaran Los Angeles Lebih Parah dari Serangan Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved